Jawa Pos Radar Lawu - Nama Inara Rusli kembali bergema di media sosial setelah terseret dalam kasus dugaan perzinaan dengan Insanul Fahmi, suami Wardatina Mawa. Kasus ini memicu kehebohan nasional setelah potongan video CCTV yang memperlihatkan kedekatan keduanya tersebar dan memantik laporan resmi ke pihak berwajib.
Publik sontak mengecam tindakan tersebut karena Inara dianggap merusak rumah tangga orang lain. Namun, pengakuan mengejutkan muncul melalui sebuah podcast yang langsung mengubah arah pemberitaan.
Semua memanas ketika Insanul Fahmi hadir sebagai bintang tamu dalam podcast YouTube dr. Richard Lee berjudul “KLARIFIKASI SUAMI MAWA!! SAYA DAN INARA SUDAH MENIKAH?!” berdurasi 51 menit 15 detik. Dalam tayangan tersebut, ia membenarkan bahwa dirinya telah menikah siri dengan Inara pada Agustus 2025.
Pengakuan ini menambah babak baru dalam kontroversi yang sebelumnya berfokus pada tuduhan zina dan perselingkuhan. Insan membuka pembicaraan dengan menyatakan bahwa dialah pihak yang paling bersalah dalam konflik rumah tangga yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Ia menyebut dirinya pengecut dan tega membohongi orang-orang yang mencintainya. Melalui
nada penuh penyesalan, ia meminta maaf kepada Mawa, Inara, keluarga besar, hingga masyarakat luas yang terseret dalam kegaduhan tersebut. Dalam podcast, Insan menguraikan bahwa ia dan Mawa menikah sejak usia belasan tahun. Tekanan hidup sebagai mahasiswa, pekerja, dan pengusaha membuat kondisi mentalnya tidak stabil.
Ia mengaku pernah merahasiakan kerugian usaha hingga miliaran rupiah dari istrinya. Ketegangan rumah tangga inilah, menurut pengakuannya, yang mendorong ia mencari sosok lain yang mampu menenangkan jiwanya.
Persinggungan dengan Inara bermula pada Juli 2025 melalui kerja sama bisnis. Dari komunikasi sehari-hari, Insan mengaku menemukan kualitas yang ia dambakan: kelembutan, ketenangan, dan kemampuan berkomunikasi yang baik.
Ia kemudian memutuskan menikahi Inara secara siri pada Agustus. Namun, pengakuan itu disertai kenyataan pahit: ia berbohong kepada Inara bahwa rumah tangganya dengan Mawa sudah berakhir dan talak telah dijatuhkan.
Masalah semakin pelik setelah beredarnya rekaman CCTV yang diduga berasal dari rumah pribadi Inara. Tayangan tersebut menjadi dasar laporan dugaan zina yang dilayangkan Mawa. Insan menegaskan bahwa rekaman itu terjadi setelah pernikahan siri berlangsung, sehingga ia menolak tuduhan zina. Ia juga mengaku tak memahami bagaimana CCTV tersebut bisa tersebar dan menyayangkan privasi rumah tangga yang menjadi konsumsi publik.
Di sisi lain, Inara disebut merasa dijebak dalam situasi rumah tangga yang belum selesai. Sebuah percakapan yang dibacakan dr. Richard Lee menampilkan Inara yang mengaku tidak mengetahui bahwa Insan masih berstatus suami sah Mawa saat dijadikan istri kedua.
Menutup klarifikasinya, Insan menyatakan siap menanggung seluruh konsekuensi dari perbuatannya. Ia meminta publik berhenti menghujat Mawa dan Inara, serta mempersilakan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ia berjanji akan menemui kedua perempuan tersebut untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.
Hingga kini, kasus ini masih menyisakan tanda tanya besar: apakah pernikahan siri tersebut sah menurut hukum negara, apakah dugaan penyebaran CCTV ilegal akan diproses polisi, dan bagaimana masa depan dua rumah tangga yang tercabik oleh keputusan satu lelaki? Sementara publik terus memperdebatkan moralitas para pihak, aparat penegak hukum masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang masuk.
Satu hal yang pasti—skandal ini belum mencapai babak akhir. Nama Inara Rusli mungkin bukan lagi sekadar selebritas; ia kini menjadi wajah dari kontroversi yang mempertemukan cinta, hukum, agama, dan kejujuran dalam satu pusaran drama yang nyaris tak berujung. (hamid/mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid