Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Publik Heboh! Jenazah Bergerak saat Hendak Dikremasi di Thailand

Nur Wachid • Rabu, 26 November 2025 | 17:43 WIB
Ilustrasi Jenazah
Ilustrasi Jenazah

Jawa Pos Radar Lawu - Peristiwa Jenazah Bergerak saat proses Dikremasi di Thailand membuat publik heboh dan bingung.

Video tersebut memperlihatkan tubuh jenazah tampak bergerak sebelum api dinyalakan.

Banyak warga mempertanyakan apakah gerakan itu disebabkan faktor medis atau hal lain.

Insiden ini pun langsung menjadi sorotan luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi.

Ringkasan Utama

Seorang wanita berusia 65 tahun di Thailand mengejutkan staf kuil setelah ditemukan masih bergerak di dalam peti jenazah saat hendak dikremasi.

Insiden terjadi di kuil Wat Rat Prakhong Tham, Provinsi Nonthaburi, dekat Bangkok, ketika jenazah dibawa ke lokasi kremasi.

Setelah ketukan dan gerakan dari dalam peti terdengar, jenazah dibuka dan wanita itu tampak sadar, lalu segera dilarikan ke rumah sakit.

Kronologi & Fakta Kejadian

Wanita yang kemudian “hidup kembali” itu semula dianggap meninggal setelah keluarganya melaporkan barangkali berhenti bernapas.

Peti jenazah kemudian dibawa ke kuil sebagai bagian dari proses kremasi sebelum kremasi, staf kuil mendengar ketukan dari dalam peti.

Ketika peti dibuka, wanita tersebut terlihat membuka mata dan menggerakkan tangan serta kepala sedikit.

Karena kondisi tersebut, kremasi dibatalkan dan korban dibawa ke rumah sakit terdekat dengan biaya ditanggung kuil.

Reaksi Publik & Dampak Sosial

Kehebohan pun merebak di media sosial setelah video kejadian viral. Banyak netizen mengekspresikan keterkejutan sekaligus simpati atas nasib wanita tersebut.

Insiden ini juga memicu diskusi tentang prosedur medis: apakah wanita tersebut benar-benar meninggal sebelum dimasukkan ke peti.

Beberapa menyoroti pentingnya verifikasi medis ketat sebelum kremasi dilakukan.

Beberapa bahkan menyebut peristiwa ini sebagai “keajaiban” atau peringatan agar tidak gegabah menyatakan kematian tanpa kepastian, terutama bagi penderita sakit berat yang terlihat tak responsif.

Catatan Medis & Implikasi Etis

Kasus ini menggarisbawahi bahwa penilaian kematian khususnya pada pasien lanjut usia atau dengan riwayat sakit berat membutuhkan pemeriksaan yang benar: detak jantung, pernapasan, dan responsis jasmani secara menyeluruh.

Salah diagnosa kematian atau “kematian surut” bisa sangat fatal jika jenazah ditangani layaknya sudah meninggal termasuk kremasi sebelum ada pemeriksaan medis yang memadai.

Kesimpulan

Kejadian jenazah yang tiba-tiba bergerak saat akan dikremasi di Thailand menjadi pengingat serius bahwa identifikasi kematian harus dilakukan dengan hati-hati.

Apa yang semula dianggap kematian ternyata bisa berubah menjadi harapan hidup sebuah kisah yang mengejutkan dan patut menjadi pelajaran bagi dunia medis, keluarga, dan masyarakat luas. (ghiska-mg-pnm/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#jenazah bergerak #dikremasi #thailand