Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tagar #BoycottBandaiNamco Menggema: Fans Kecewa Berat pada One Punch Man Season 3

Nur Wachid • Jumat, 14 November 2025 | 23:45 WIB
fans One Punch Man ramai serukan boikot pada Bandai Namco.
fans One Punch Man ramai serukan boikot pada Bandai Namco.

Jawa Pos Radar Lawu — Media sosial kembali diramaikan dengan seruan boikot terhadap perusahaan raksasa hiburan asal Jepang, Bandai Namco Holdings. Tagar #BoycottBandaiNamco menjadi trending di platform X (Twitter) setelah banyak penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kualitas animasi One Punch Man Season 3 yang dinilai menurun drastis dibandingkan musim sebelumnya.

Gelombang protes ini bermula usai trailer terbaru One Punch Man dirilis. Banyak penggemar menganggap bahwa Bandai Namco selaku pihak komite produksi tidak mampu mempertahankan standar visual tinggi yang sebelumnya digarap oleh studio Madhouse. Akibatnya, muncul seruan kolektif agar para penonton berhenti mendukung proyek-proyek anime yang diproduksi di bawah naungan Bandai Namco.

Boikot ini bukan hanya bentuk kekecewaan semata, tetapi juga kritik terhadap sistem produksi anime modern yang dianggap terlalu berorientasi pada keuntungan tanpa memperhatikan kualitas. Sementara itu, situs PopRant India Times mencatat ribuan cuitan fans menggunakan tagar #BoycottBandaiNamco dengan tuntutan agar studio Madhouse kembali menangani One Punch Man seperti pada musim pertamanya.

Gerakan boikot ini juga meluas ke platform lain, termasuk Change.org, di mana para penggemar membuat petisi berjudul “Cancel One Punch Man Season 3 and Boycott Everything Bandai and J.C. Staff Produces.” Petisi tersebut telah mendapat dukungan ribuan tanda tangan dari komunitas anime internasional.

Meski demikian, hingga kini Bandai Namco belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai gelombang boikot tersebut. Perusahaan belum memberikan klarifikasi ataupun tanggapan publik atas kritik yang dilayangkan oleh penggemar. Sejumlah media internasional seperti FandomWire menilai bahwa sikap diam ini dapat berdampak negatif terhadap reputasi perusahaan dalam jangka panjang.

Selain masalah animasi, Bandai Namco juga tengah diterpa isu internal lainnya, seperti dugaan praktik “ruang pengusiran” atau oidashibeya yang dikabarkan dialami sebagian karyawan. Kasus ini membuat citra perusahaan kian disorot tajam oleh publik dan komunitas kreatif Jepang.

Kendati belum berdampak langsung pada nilai saham atau penjualan produk, pengamat industri menyebut fenomena #BoycottBandaiNamco sebagai sinyal serius tentang menurunnya kepercayaan publik terhadap raksasa hiburan tersebut.

Jika dalam waktu dekat Bandai Namco tidak merespons tuntutan penggemar, gerakan boikot ini diprediksi akan terus berlanjut dan bisa meluas ke seri serta franchise lain di bawah naungan perusahaan itu. (hamid-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#One Punch Man #boikot #bandai namco #viral #Fans One Punch Man #boikot bandai namco #anime