Jawa Pos Radar Lawu - Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ijen, Kota Malang, mendadak ricuh pada Minggu pagi (2/11/2025).
Dua orang, yakni seorang pemuda dan seorang ibu-ibu, diamankan warga bersama petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) karena diduga melakukan aksi pencopetan di tengah keramaian.
Kejadian bermula saat seorang mahasiswi berinisial MK mengaku kehilangan ponsel miliknya, Samsung A26, saat mengikuti kegiatan CFD.
Setelah menyadari barang berharganya raib, korban langsung berteriak minta tolong hingga menarik perhatian pengunjung lain.
Warga yang curiga kemudian mengamankan dua orang terduga pelaku dan menyerahkannya kepada petugas keamanan di lokasi.
Suasana sempat tegang karena banyak pengunjung CFD yang berkerumun ingin melihat langsung kejadian tersebut.
Petugas Satpol PP dan Dishub dengan sigap menenangkan massa dan membawa kedua terduga ke pos pengamanan.
Kapolsek Klojen, Kompol Moch. Budiarto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban dan segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban tetap melapor ke Polsek Klojen karena kehilangan ponselnya. Saat diamankan, tidak ditemukan barang bukti pada terduga pelaku,” ujarnya dikutip dari Radar Malang.
Meski sempat ada upaya penyelesaian secara kekeluargaan, kasus ini tetap diproses sesuai prosedur hukum untuk memastikan kejelasan dan menjaga ketertiban di area publik.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang datang ke CFD agar lebih waspada terhadap barang bawaan pribadi, terutama di area yang padat pengunjung.
CFD di Jalan Ijen memang kerap ramai setiap akhir pekan dengan berbagai aktivitas warga, mulai dari olahraga hingga kuliner.
Kejadian ini menjadi pengingat penting agar keamanan di area publik seperti CFD terus ditingkatkan. Warga juga diharapkan segera melapor bila melihat tindakan mencurigakan agar tidak memicu kepanikan di tengah keramaian. (hamid-mg-uinpo/kid)