Jawa Pos Radar Lawu - Setelah beberapa pekan menjadi sorotan publik akibat isu perselingkuhan, Julia Prastini alias Jule menepis diamnya dengan pengakuan terbuka yang mengguncang jagat hiburan Indonesia.
Dalam unggahan Instagram Story, Jule menyatakan bahwa ia “tidak mau mengelak” dari masalah yang kini membekap rumah tangganya.
Dalam pernyataannya, Jule menyebut bahwa belakangan ini banyak rumor dan spekulasi terkait kehidupan pribadinya yang mulai menyebar luas.
Dia mengakui bahwa hal tersebut telah memberikan dampak besar bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk suami, anak-anak, keluarga, brand kerjasama, dan orang-orang terdekat.
“Saya tahu masalah pribadi saya sudah berdampak ke banyak pihak, saya tidak mau mengelak atau mencari alasan,” tulisnya.
Pengakuan ini sekaligus menjadi respon atas foto dan video yang sempat viral dan memicu spekulasi publik bahwa Jule memiliki hubungan dengan seorang pria lain, yang disebut-sebut sebagai petinju Safrie Ramadhan.
Sebelumnya, banyak netizen mempertanyakan apakah konten tersebut palsu atau not namun Jule memilih mengonfrontasi isu tersebut langsung daripada terus melakukan pembantahan.
Jule juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, terutama kepada Na Daehoon (suaminya), anak-anak, orang tua, serta tim kerja dan komunitas yang merasa dirugikan oleh penyebaran isu ini.
Ia menegaskan bahwa pengakuan ini bukan untuk mencari simpati, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi.
Baca Juga: Imbas Tragedi Ponpes Situbondo, BPBD Jatim Perkuat Mitigasi Bangunan di Lingkungan Pesantren
Di tengah kegaduhan, Jule juga dikabarkan menarik diri dari sorotan publik sementara waktu dan beristirahat di rumah sahabat dekatnya untuk meredam tekanan mental dan emosional.
Beberapa sumber menyebut bahwa keputusan ini juga diambil agar ia tak menambah beban bagi keluarganya selama proses klarifikasi berlangsung.
Kasus ini menjadi sorotan tajam bukan hanya karena keterlibatan publik figure, tetapi juga karena menunjukkan bagaimana seseorang harus menghadapi tekanan media sosial dan ekspektasi publik terhadap kehidupan pribadi. (ones-mg-PNM/kid)