Jawa Pos Radar Lawu – Selebgram dan influencer hijab Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule, akhirnya buka suara mengenai isu perselingkuhan yang belakangan ini menghebohkan publik.
Melalui unggahan Instagram Story pada 26 Oktober 2025, Jule mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada banyak pihak.
Dalam unggahannya yang berlatar hitam dengan tulisan panjang, Jule menulis, “Assalamualaikum Wr. Wb. Halo teman-teman. Pertama, saya mau menyampaikan bahwa saya membuat tulisan ini dengan segenap kerendahan hati dan penuh harapan agar teman-teman bisa menyikapinya dengan hati yang lapang.”
Jule mengaku tidak ingin mengelak dari kabar yang beredar. “Saya tahu akhir-akhir ini banyak hal yang beredar tentang kehidupan pribadi saya. Saya tidak mau mengelak atau mencari alasan dan sadar bahwa masalah pribadi saya sudah berdampak ke banyak pihak, termasuk orang-orang terdekat, teman, dan brand yang sudah percaya bekerja sama dengan saya,” tulisnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada sang suami, Na Daehoon, ketiga anaknya Junho, Eunho, dan Jena, serta kepada keluarga besar, teman-teman, dan pihak brand.
“Dari hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada orang tua saya, Daehoon, anak-anak saya, keluarga besar serta brand yang telah bekerja sama dengan saya karena telah mengecewakan dan membuat ketidaknyamanan.”
Lebih lanjut, Jule menegaskan bahwa kasus tersebut merupakan tanggung jawab pribadinya dan tidak melibatkan pihak lain.
“Permasalahan ini murni urusan dan kesalahan saya, sama sekali tidak ada hubungan dengan orang-orang terdekat maupun pihak yang bekerja sama dengan saya.”
Ia menutup pesannya dengan janji untuk memperbaiki diri.
“Saya sadar telah mengecewakan banyak orang, dan saya benar-benar menyesal atas kesalahan yang terjadi. Saya tahu kepercayaan itu tidak mudah dibangun, namun saya berjanji akan memperbaiki diri dan menjadikan ini pelajaran berharga agar tidak terulang kembali.”
Reaksi Publik dan Brand
Pernyataan Jule itu langsung menjadi perbincangan di media sosial.
Banyak netizen menyayangkan sikap sang selebgram yang sebelumnya dikenal berpenampilan santun dan lekat dengan citra keluarga islami.
Di forum daring seperti Reddit, beberapa komentar bernada keras menyebut langkah Jule sebagai “a braindead move” dan “kekecewaan besar bagi pengikutnya.”
Kasus ini juga berdampak langsung pada dunia profesionalnya.
Sejumlah brand yang pernah bekerja sama dengan Jule mulai menarik diri. Lozy Hijab menyatakan bahwa kerja sama dengan Jule telah berakhir sejak April 2025, jauh sebelum isu ini muncul.
Krisis yang dialami Julia Prastini menjadi contoh nyata bagaimana reputasi digital dapat berubah drastis dalam waktu singkat.
Sebagai figur publik dengan citra busana muslim dan kehidupan keluarga harmonis, isu yang bertolak belakang dengan nilai tersebut memicu reaksi yang lebih keras dibandingkan rumor artis biasa.
Dikutip Radar Lawu dari Radar Solo, langkah cepat Jule untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf dianggap sebagai strategi mitigasi reputasi yang penting, meski belum cukup untuk memulihkan kepercayaan publik sepenuhnya.
“Kejujuran adalah langkah awal, tetapi pemulihan kepercayaan akan butuh waktu dan konsistensi,” tulis seorang analis media
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kehidupan selebritas di era digital berada di bawah sorotan publik yang tajam.
Bagi Julia Prastini, permintaan maaf terbuka mungkin menjadi awal dari perjalanan panjang untuk memperbaiki citra, baik sebagai figur publik maupun sebagai pribadi. (hamid-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid