Jawa Pos Radar Lawu - Bulan Syawal sering dianggap sebagai masa kembali ke rutinitas setelah umat Islam menjalani ibadah intensif selama Ramadan.
Namun sebenarnya, bulan ini tetap menyimpan banyak peluang pahala melalui berbagai amalan ringan yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam Islam, ibadah tidak selalu harus berat. Justru banyak amalan sederhana yang jika dilakukan secara konsisten dapat mendatangkan pahala besar dan keberkahan dalam kehidupan seorang muslim.
Syawal menjadi momentum penting untuk menjaga semangat ibadah yang telah terbentuk selama Ramadan.
Merujuk ebook 30 Inspirasi Ibadah Syawal dari Qur'an Pro Academy, kata Syawal secara bahasa bermakna peningkatan.
Artinya, bulan ini merupakan waktu yang tepat bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, menjaga konsistensi amal saleh, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Berikut ini 15 amalan ringan di bulan Syawal yang berpahala besar dan dapat diamalkan oleh setiap muslim.
1. Memperbanyak Takbir dan Zikir
Takbir memang identik dengan malam Idulfitri, namun memperbanyak zikir dan mengagungkan Allah dapat dilakukan sepanjang bulan Syawal.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 185 agar manusia mengagungkan Allah atas petunjuk yang telah diberikan.
Amalan sederhana yang bisa dilakukan antara lain:
- Bertakbir setelah shalat fardhu
- Membaca tasbih, tahmid, dan tahlil di waktu luang
- Mengajak keluarga berzikir bersama di rumah
Baca Juga: Apa Arti Minal Aidin Wal Faizin Sebenarnya? Ini Makna, Tulisan Arab, dan Penjelasan yang Benar
2. Menjaga Shalat Sunnah Rawatib
Shalat sunnah rawatib adalah shalat yang mengiringi shalat wajib sebelum dan sesudahnya.
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidaklah seorang muslim mendirikan shalat sunnah 12 rakaat setiap hari, kecuali Allah akan membangunkan baginya rumah di surga." (HR Muslim)
Jumlah rakaat tersebut terdiri dari:
- 2 rakaat sebelum Subuh
- 4 rakaat sebelum Zuhur dan 2 sesudahnya
- 2 rakaat setelah Maghrib
- 2 rakaat setelah Isya
3. Membaca Al-Qur'an Meski Hanya Beberapa Ayat
Ramadan sering membuat umat Islam lebih dekat dengan Al-Qur'an. Kebiasaan baik ini sebaiknya tetap dilanjutkan di bulan Syawal.
Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur'an akan diganjar satu kebaikan yang dilipatgandakan sepuluh kali.
Beberapa amalan sederhana yang bisa dilakukan antara lain:
- Membaca 1–2 halaman Al-Qur'an setelah Subuh
- Membaca surat pendek sebelum tidur
- Mendengarkan murattal saat beraktivitas
Baca Juga: Selain Puasa, Ini Amalan Prioritas di Bulan Ramadan yang Pahalanya Berlipat Ganda
4. Sedekah Harian Meski Sedikit
Sedekah tidak harus besar. Sedekah kecil namun rutin justru sangat dianjurkan.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 261 bahwa sedekah di jalan Allah seperti satu biji yang menumbuhkan tujuh tangkai dengan ratusan biji.
Contoh sedekah ringan:
- Menyisihkan uang setiap hari
- Memberi makan hewan
- Menolong orang lain
- Tersenyum kepada sesama
5. Membaca Dzikir Pagi dan Petang
Dzikir pagi dan petang menjadi amalan penting yang dapat melindungi seorang muslim sepanjang hari.
Rasulullah SAW menganjurkan membaca:
Subhanallah wa bihamdihi sebanyak 100 kali pada pagi dan sore hari.
Amalan ini hanya memerlukan waktu beberapa menit, namun memiliki pahala besar.
Baca Juga: Ikhlas Melerai Ramadhan: Menata Hati di Akhir Bulan Suci dan Menyambut Idul Fitri dengan Makna
6. Menjaga Shalat Berjamaah di Masjid
Bagi laki-laki, shalat berjamaah di masjid memiliki keutamaan besar.
Rasulullah SAW bersabda bahwa shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dibanding shalat sendirian.
Untuk memulai kebiasaan ini, bisa dimulai dengan:
- Shalat Maghrib berjamaah
- Shalat Isya berjamaah
- Melanjutkan dengan shalat Subuh di masjid
7. Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat
Membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat memiliki keutamaan besar.
Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang membaca surah ini akan diberikan cahaya di antara dua Jumat.
Jika belum mampu membaca seluruhnya, bisa membaca:
- 10 ayat pertama
- atau 10 ayat terakhir
8. Beristighfar di Waktu Sahur
Waktu sahur merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa.
Allah SWT berfirman dalam QS. Adz-Dzariyat ayat 18 bahwa orang-orang bertakwa memohon ampunan di waktu sahur.
Amalan sederhana yang bisa dilakukan:
- Bangun 15–30 menit sebelum Subuh
- Membaca istighfar sebanyak-banyaknya
- Memanjatkan doa
9. Menjaga Lisan
Menjaga lisan termasuk amalan yang sangat penting.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam." (HR Bukhari)
Dengan menjaga lisan, seorang muslim dapat terhindar dari dosa seperti ghibah, fitnah, dan adu domba.
10. Membaca Doa Sebelum Tidur
Tidur dapat menjadi ibadah jika disertai doa.
Doa sebelum tidur yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
Bismika Allahumma ahya wa amut
Artinya: Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan aku mati.
Disunnahkan juga membaca:
- Ayat Kursi
- Surah Al-Ikhlas
- Al-Falaq
- An-Nas
11. Tersenyum kepada Sesama
Senyum merupakan sedekah yang sangat mudah dilakukan.
Rasulullah SAW bersabda:
"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR Tirmidzi)
Kebiasaan kecil ini dapat mempererat ukhuwah antar sesama muslim.
Baca Juga: 8 Cara Meraih Ampunan Allah di Bulan Ramadhan: Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
12. Menjenguk Orang Sakit
Menjenguk orang sakit termasuk hak seorang muslim terhadap muslim lainnya.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang menjenguk saudaranya karena Allah akan mendapatkan kebaikan dan disediakan tempat di surga.
13. Membaca Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa membaca dua ayat terakhir Surah Al-Baqarah pada malam hari, maka itu akan mencukupinya." (HR Bukhari dan Muslim)
Dua ayat tersebut adalah QS. Al-Baqarah ayat 285–286.
14. Mengucapkan Salam
Mengucapkan salam termasuk sunnah yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa menyebarkan salam dapat menumbuhkan rasa cinta di antara sesama muslim.
Ucapan salam yang paling sempurna adalah:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Baca Juga: 8 Cara Meraih Ampunan Allah di Bulan Ramadhan: Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
15. Menyingkirkan Gangguan dari Jalan
Menyingkirkan gangguan dari jalan termasuk cabang keimanan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa iman memiliki lebih dari 70 cabang, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan.
Contoh amalan ini antara lain:
- Membantu membersihkan jalan
- Memindahkan benda yang menghalangi
- Membuang sampah pada tempatnya
Hikmah Menjalankan Amalan Ringan di Bulan Syawal
Para ulama menjelaskan bahwa amalan ringan yang dilakukan secara konsisten memiliki banyak manfaat, di antaranya:
1. Menjaga Istiqamah Setelah Ramadan
Amalan ringan membantu umat Islam menjaga semangat ibadah setelah bulan Ramadan.
2. Tanda Diterimanya Amal Ramadan
Ulama salaf menyebut bahwa balasan dari amal kebaikan adalah kebaikan berikutnya.
3. Membentuk Kebiasaan Baik
Konsistensi selama Syawal dapat membentuk kebiasaan ibadah jangka panjang.
4. Mendapatkan Pahala Berlipat
Amalan kecil yang dilakukan rutin bisa mengumpulkan pahala besar.
5. Memperkuat Hubungan Sosial
Amalan seperti salam, senyum, sedekah, dan menjenguk orang sakit mempererat ukhuwah.
Bulan Syawal menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menjaga kualitas ibadah setelah Ramadan.
Dengan melakukan amalan ringan secara konsisten, seorang muslim dapat terus meraih pahala dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, jangan sampai semangat ibadah hanya berhenti di bulan Ramadan. Jadikan Syawal sebagai awal istiqamah menuju Ramadan berikutnya.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani