Jawa Pos Radar Lawu - Idul Adha identik dengan berkurban, tapi kalau dompet belum mendukung, tenang dulu—pahala tetap bisa dikejar kok!
Rasulullah memberikan panduan amalan bagi yang belum mampu membeli hewan kurban.
Berikut lima amalan simpel tapi bernilai besar yang bisa kamu lakukan saat Idul Adha.
Baca Juga: The Power of Arafah: Amalan Sehari yang Bisa Mengubah Segalanya...
1. Upgrade Zikir Harian
Perbanyak takbir, tahmid, tasbih dari malam Idul Adha sampai akhir hari tasyrik.
Hadis menyebut pahalanya lebih dahsyat daripada menyedekahkan 100 unta.
Jadi nggak butuh modal, cuma butuh konsistensi!
2. Full Dzikir di Hari Tasyrik
Hari 11–13 Dzulhijjah disebut “hari makan, minum, dan dzikir.”
Sambil masak atau di perjalanan kerja, lafalkan La ilaha illallah, Astaghfirullah, dan Subhanallah wa bihamdih.
Setor pahala sambil tetap produktif.
3. Amal Sosial & Sedekah Simpel
Bantu panitia kurban, bagikan daging ke tetangga, atau sekadar sedekah logistik dapur.
Islam memuliakan kepedulian sosial.
Niatkan semuanya itu demi Allah, pahala mengalir tanpa perlu hewan kurban sendiri.
4. Totalitas di Sholat Idul Adha
Mandi sunnah, pakai outfit terbaik, takbir sepanjang jalan, dan tahan sarapan sampai salat selesai.
Poin plus lagi kalau berangkat dan pulang lewat rute berbeda.
Nah, seluruh sunnah itu jadi “booster” pahala saat Idul Adha.
Baca Juga: Shock! Banyak Kurban Tapi Ditolak? Ini 5 Kesalahan Fatal yang Bikin Ibadah Idul Adha Kamu Sia-Sia!
5. Puasa Dzulhijjah & Puncaknya Puasa Arafah
- 1–7 Dzulhijjah: puasa apa adanya, biar stok pahala penuh.
- 8 Dzulhijjah (Tarwiyah) & 9 Dzulhijjah (Arafah): konon menghapus dosa setahun lalu & setahun ke depan!
- Ingat, stop puasa di hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah).
Intinya, Allah SWT lebih melihat niat dan usaha kita.
Selama ikhlas dan istiqamah, lima amalan di atas bisa jadi “tiket” pahala setara kurban.
Yuk, maksimalkan Idul Adha dengan apa yang kita mampu! (fin)
Editor : AA Arsyadani