Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Anda Mau Panen Pahala? Inilah Deretan Amalan yang Paling Dicintai Allah di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Riski Asari • Kamis, 29 Mei 2025 | 01:17 WIB
10 Hari Pertama Dzulhijjah, Waktunya Panen Pahala! Yuk maksimalkan dengan amalan terbaik!
10 Hari Pertama Dzulhijjah, Waktunya Panen Pahala! Yuk maksimalkan dengan amalan terbaik!

Jawa Pos Radar Lawu - Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam, terutama pada 10 hari pertamanya.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidak ada hari-hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:

“Tidak ada amal yang lebih dicintai Allah dibandingkan amal saleh yang dilakukan pada sepuluh hari ini (Dzulhijjah).” (HR. Tirmidzi)

Berikut adalah amalan-amalan utama yang sangat dianjurkan dilakukan selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah:

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2025: Apakah Kurban Sah Jika Tidak Menyaksikan Penyembelihan? Simak Penjelasan Ulama!

1. Menunaikan Ibadah Haji

Haji merupakan rukun Islam kelima dan wajib bagi setiap muslim yang mampu. Allah SWT berfirman:

“Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.”
(QS. Ali Imran: 97)

Ibadah haji adalah puncak ibadah spiritual, fisik, dan materi yang mendekatkan seorang muslim kepada Rabb-nya.

Baca Juga: Mau Patungan Kurban Idul Adha? Wajib Tahu Aturan Ini Biar Ibadahnya Sah!

2. Berpuasa pada Hari Arafah

Puasa Arafah, yang jatuh pada 9 Dzulhijjah, memiliki keutamaan luar biasa.
Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Bagi yang tidak berhaji, ini adalah kesempatan emas untuk memperoleh pengampunan dosa secara maksimal.

Baca Juga: Cerita Gus Baha, Sejarah Kurban, Sunah saat Idul Adha itu Sempat Dimanfaatkan Tokoh yang Memikirkan Perut Sendiri

3. Menyembelih Hewan Kurban

Pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam merayakan Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban.
Allah berfirman:

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban)...”
(QS. Al-Hajj: 34)

Kurban adalah simbol ketundukan kepada Allah, dan menjadi bentuk ibadah sosial yang tinggi nilainya.

4. Memperbanyak Dzikir dan Doa

Di antara amalan yang sangat dianjurkan selama Dzulhijjah adalah memperbanyak dzikir seperti takbir, tahmid, tahlil, tasbih, dan istighfar.
Rasulullah SAW mendorong umatnya untuk senantiasa mengingat Allah, terutama di hari-hari yang agung ini.

Baca Juga: 5 Tips Ampuh untuk Meraih Predikat Haji Mabrur yang Diterima Allah SWT agar Mendapatkan Keberkahan Hidup

Melipatgandakan Amal Saleh

Gunakan momen ini untuk meningkatkan ibadah: shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan berbuat baik kepada sesama.

Setiap amal akan dilipatgandakan pahalanya selama 10 hari ini jika dilakukan dengan ikhlas.

Baca Juga: 7 Tanda-Tanda Haji Mabrur yang Menunjukkan Ibadah Haji Anda Diterima dan Mendapatkan Ridha Allah SWT

6. Menunaikan Shalat Idul Adha

Shalat Idul Adha dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah.
Firman Allah:

“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)

Shalat ini menjadi penutup dari rangkaian ibadah istimewa selama awal bulan Dzulhijjah.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini!

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah momentum spiritual yang hanya datang setahun sekali.

Isilah hari-hari tersebut dengan amalan terbaik untuk meraih cinta dan ridha Allah SWT. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#panen pahala #puasa arafah #10 hari pertama Dzulhijjah #kurban #idul adha #ibadah haji #amalan utama