Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Borobudur Bertabur Cahaya, Doa Melangit ke Angkasa Raya

AA Arsyadani • Kamis, 15 Mei 2025 | 21:39 WIB
Ribuan lampion menerangi langit Candi Borobudur saat Waisak 2025, membawa doa dan harapan umat Buddha untuk dunia yang lebih damai.
Ribuan lampion menerangi langit Candi Borobudur saat Waisak 2025, membawa doa dan harapan umat Buddha untuk dunia yang lebih damai.

Jawa Pos Radar Lawu - Malam Waisak 2025 di Candi Borobudur menyuguhkan pemandangan magis.

Ribuan umat Buddha berkumpul, bersatu dalam doa, dan menerbangkan lampion ke langit—membawa harapan, kedamaian, dan cinta kasih untuk dunia.

Dalam kesunyian yang syahdu, lampion-lampion menyala dan perlahan naik ke angkasa.

Cahaya temaramnya menciptakan lanskap langit seperti lautan kunang-kunang yang menari, membawa doa-doa yang dipanjatkan dari hati terdalam.

Bhante memimpin meditasi dan pembacaan doa bersama ribuan umat dalam perayaan Waisak (12/5).

Dalam lantunan suaranya yang penuh keteduhan, ia mengajak semua yang hadir untuk memancarkan energi damai dari dalam diri ke seluruh penjuru dunia.

“Pancarkanlah kepada seluruh Indonesia… terus menerus pada seluruh manusia di dunia ini… semoga cahaya terang dari dalam dan luar diri kita menerangi dunia lebih terang lagi,” ucap Bhante dengan penuh khidmat.

Doa tersebut bukan hanya untuk keluarga dan sahabat.

Tetapi juga untuk seluruh umat manusia di semua benua :Asia, Eropa, Afrika, Oseania, hingga Amerika.

Semuanya disatukan dalam harapan besar: terbebas dari penderitaan, dan menemukan kedamaian batin.

Setiap lampion yang terbang membawa pesan damai dan pengharapan.

Semakin tinggi ia terbang, semakin kuat pula doa yang dikirimkan oleh para umat.

Bukan hanya sekadar tradisi, pelepasan lampion menjadi simbol refleksi spiritual dan energi kebaikan yang ditujukan untuk sesama.

“Saat batin kita suci dan terang, mari berdoa agar kita dan seluruh orang yang kita kasihi bebas dari penderitaan,” lanjut Bhante.

Perayaan Waisak ini menjadi lebih dari sekadar ritual tahunan.

Ini adalah momen kebersamaan, ketenangan, dan pengingat bahwa dari satu titik kecil di dunia, tepatnya di Borobudur, doa untuk semesta dipanjatkan dengan ketulusan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#umat buddha #lampion waisak #doa perdamaian #borobudur #Waisak 2025 #Lampion Borobudur