Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Menyambut Malam Lailatul Qadar, Berikut Prediksi dan Keutamaannya

Nur Wachid • Rabu, 12 Maret 2025 | 00:05 WIB
Sambut Malam Lailatul Qadar
Sambut Malam Lailatul Qadar

Jawa Pos Radar Lawu - Menyambut malam yang sangat istimewa bagi umat Muslim di belahan dunia lailatul qadar. Kapan jatuhnya malam lailatul qadar?.

Melalui hadits Al-Bukhari dan Aisyah Radhiyallahuanha diungkapkan untuk mencari malam lailatul qadar dilakukan pada malam-malam ganjil dan kuat diyakini berada di 10 malam terakhir bulan Ramadhan.

Adapun perhitungan 10 hari terakhir Ramadhan dimulai pada hari ke-20 malam 21 Ramadhan.

Melalui hasil sidang isbat Kemenag yang ditetapkan awal Ramadhan pada 1 Maret 2025 dengan demikian 10 hari terakhir Ramadhan tahun ini jatuh dari tanggal 20 hingga 29 Maret.

Berikut ini bisa diperhatikan prediksi malam lailatul qadar Ramadhan 1446 H atau Ramadhan 2025 :

Kamis, 20 Maret 2025 malam Jumat, 21 Maret 2025 (Malam 21 Ramadhan)

Sabtu, 22 Maret 2025 malam Minggu, 23 Maret 2025 (Malam 23 Ramadhan)

Senin, 24 Maret 2025 malam Selasa, 25 Maret 2025 (Malam 25 Ramadhan)

Rabu, 26 Maret 2025 malam kamis, 27 Maret 2025 (Malam 27 Ramadhan)

Jumat, 28 Maret 2025 malam sabtu, 29 Maret 2025 (Malam 29 Ramadhan)

Malam lailatul qadar merupakan malam yang sangat dinantikan oleh banyak umat muslim terutama untuk menggapai sejumlah keutamaanya.

Melansir dari NU Online disebutkan diantaranya ada enam keutamaan dari malam lailatul qadar seperti berikut :

Malam lailatul qadar menjadi malam diturunkannya Al-Qur’an yang menjadi kitab suci bagi umat manusia yang beragama Islam. Sebagaimana Allah Berfirman :

“Sesungguhnya kami menurunkan Al-Qur’an itu pada malam lailatul qadar” (Qs Al-Qadr: 1)

Malam lailatul qadar disebut sebagai malam yang penuh akan keberkahan sebagaimana Allah Berfirman :

“Sesungguhnya kami turunkan Al-Qur’an itu pada malam yang penuh berkah (malam lailatul qadar)” (Qs Ad-Dukhan: 3)

Malam lailatul qadar disebutkan sebagai malam yang penuh hikmah karena pada malam itu Allah memberitahukan kepada para malaikat mengenai apa yang terjadi kepada para hamba hingga datang lailatul qadar di tahun berikutnya.

Allah memberitahukan mereka siapa yang lahir, mati, ditimpa musibah, sakit, sehat, dilapangkan rezekinya, disempitkan rezekinya, dan lainnya dalam kurun satu tahun kedepan seperti tafsir Al-Qurthubi, An-Nasafi dari ayat berikut :

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (Qs Ad Dukhan: 4)

Pada malam lailatul qadar disebut sebagai malam yang lebih baik daripada amal shalih yang telah dilakukan selama seribu bulan.

Hal tersebut sebagaimana dalam firman Allah sebagai berikut :

“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan” (Qs Al-Qadr: 3)

Pada malam lailatul qadar para malaikat dari setiap langit turun memenuhi lapisan bumi untuk mendoakan serta mengucapkan salam kepada setiap orang yang pada malam tersebut melakukan berbagai ibadah seperti melakukan berbagai ibadah seperti dalam firman Allah :

“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin tuhannya untuk mengatur semua urusan” (Qs Al-Qadr: 4)

Adapun dalam HR Al-Baihaqi dalam syu’ab al-Imam dan as Suyuthi dalam al-jami’ al-kabir, Nabi Saw bersabda :

“Jika tiba lailatul qadar, malaikat jibril turun dengan serombongan malaikat lalu mendoakan dan mengucapkan salam kepada setiap hamba yang berdiri atau duduk berdzikir mengingat Allah. Mereka turun dari terbenamnya matahari hingga terbit fajar”

Malam lailatul qadar disebut juga sebagai malam keselamatan serta keberkahan untuk para wali dan orang-orang yang telah melakukan ketaatan.

Pada malam tersebut setan pun tidak dapat berbuat buruk kepada orang-orang yang melakukan kebaikan.

Sebagaimana dalam firman Allah :

“Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar” (Qs Al-Qadr: 5) (aris-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#ramadhan #1446 H #lailatul qadar #seribu bulan