Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Sunah yang Dianjurkan Sebelum Salat Ied, Hari Raya Idul Fitri Semakin Bermakna

Nur Wachid • Senin, 1 April 2024 | 17:49 WIB
Sunah yang dianjurkan sebelum melaksanakan salat ied pada hari raya Idul Fitri. (PINTEREST)
Sunah yang dianjurkan sebelum melaksanakan salat ied pada hari raya Idul Fitri. (PINTEREST)

Jawa Pos Radar Lawu - Puncak Bulan Ramadhan adalah Hari Raya Idul Fitri. Di mana dalam perayaan ini ada ibadah sunah yang sangat dianjurkan, salat ied. 

Biasanya, salat ied digelar di masjid, tempat terbuka, dan lapangan. Sebelum menjalankan salat ied, kita dianjurkan melaksanakan berbagai persiapan agar lebih sempurna. 

Berikut ini sunah yang dianjurkan sebelum melaksanakan salat ied. 

Sebelum melaksanakan sholat ied, dianjurkan untuk mandi sebagaimana disebutkan dalam riwayat ibnu Majah bahwa "Rasusullah SAW selalu mandi sebelum sholat idul fitri dan idul adha."

Dalam hadist yang diriwayatkan Al Hakim dari Al Hasan bin Ali RA, cucu beliau berkata:

"Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya." (HR. Al-Hakim).

Memakai pakaian terbaik dan wewangian juga dapat disimbolkan sebagai bentuk bersih dan suci, sebagaimana Allah SWT telah menerima ibadah selama bulan Ramadhan dan mengampuni segala dosa yang pernah diperbuat.

Sehingga dalam perwujudan lahir kembali, dianjurkan memakai pakaian yang bersih, rapi dan memakai wewangian.

Sholat ied dilaksakan bertepatan 1 syawal, sehingga pada tanggal itu tidak diperbolehkan untuk berpuasa, alias hukumnya haram.

Jadi sebelum pergi ke masjid atau ke tempat yang sudah disiapkan untuk sholat ied, disunahkan untuk makan atau minum terlebih dahulu, tujuannya adalah untuk membatalkan puasa.

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dikatakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah sholat ied sebelum makan beberapa butir kurma.

Sebelum sholat ied, pada malam hari terdaot tradisi takbiran yaitu menyerukan dan mengagung agungkan nama Allah SWT.

Namun rupanya tidak hanya itu, disepanjang jalan menuju sholat ied pun dianjurkan untuk bertakbir.

Dalam riwayat Bukari dikatakan bahwa saat Umar RA melakukan takbir dalam kutbahnya di Mina, kemudian takbir itu didengar dan diikuti orang-oarng yang ada di Masjid.

Bahkan orang yang berada di pasar saat itupun sama sama ikut menyerukan takbir, sehingga Mina menjadi bergemuruh oleh takbir.

Disunahkan untuk melalui dua jalan yang berbeda saat berangkat dan sepulang menunaikan sholat ied.

Beberapa pendapat mengatakan bahwa tujuan melalui dua rute yang berbedan ini adalah kelak kedua jalan itu akan menjadi saksi pada hari kiamat dan untuk menyebar dzikir kepada Allah SWT.

Namun ada pula yang berpeendapat untuk bersedekah kepada fakir miskin. Dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi. Dari Jabir RA, ia berkata: 

"Pada hari raya, Rasulullah SAW menempuh jalan yang berbeda (sewaktu pergi dan pulang)." (HR Bukhari). (riz/kid)

Editor : Nur Wachid
#lebaran #salat ied #Sunah #ramadan #Sebelum #idul fitri