Jawa Pos Radar Lawu - Kecelakaan adu banteng antara truk ekspedisi dan mobil Mitsubishi Xpander di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Rabu (26/12/2024) memberikan pelajaran penting tentang crumple zone, apa itu?
Perlu diingat, salah satu faktor penyelamat adalah teknologi keselamatan pada struktur bodi mobil. Kendati kecelakaan cukup parah, nihil korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
Padahal mobil Xpander ringsek akibat benturan keras dengan truk ekspedisi yang melaju dari arah berlawanan.
Namun, sopir dan penumpang selamat meskipun sempat terjepit di ruang kemudi hingga evakuasi berlangsung dramatis.
Pada kecelakaan maut tersebut, bagian depan mobil menjadi area yang paling rentan rusak parah.
Hal ini bukan berarti kualitas mobil buruk, melainkan karena adanya teknologi yang dirancang khusus untuk menyerap dampak tabrakan demi melindungi keselamatan penumpang.
Teknologi tersebut lebih dikenal dengan nama crumple zone, penting bagi pengendara mengenal dan mengetahui tentang istilah ini.
Apa itu Crumple Zone?
Crumple zone adalah area pada mobil yang dirancang untuk menyerap energi tabrakan sekaligus menjaga kabin tetap utuh.
Saat terjadi kecelakaan, bagian ini akan mengalami deformasi atau kerutan untuk menyerap energi kinetik dari benturan.
Baca Juga: Penyebab Kecelakaan Xpander vs Truk Ekspedisi di Ponorogo, Mobil Ringsek
Dengan begitu, energi tabrakan tidak langsung diteruskan ke kabin, sehingga mengurangi risiko cedera serius pada penumpang.
Namun, penting untuk diingat bahwa efektivitas crumple zone memiliki batas.
Pada tabrakan dengan kecepatan sangat tinggi, energi yang dilepaskan dapat melebihi kemampuan crumple zone untuk menyerapnya, sehingga risiko tetap ada.
Crumple zone menjadi salah satu inovasi penting dalam dunia otomotif untuk meningkatkan keselamatan pengemudi dan penumpang, menjadikannya fitur yang wajib diperhatikan saat memilih kendaraan. (kid)
Editor : Nur Wachid