Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Terdampak Kekeringan, Warga Trenggalek Sambut Gembira Bantuan Air Bersih dari Kauje

Marsudi Nurwahid • Selasa, 5 November 2024 | 01:16 WIB
BANTUAN: Kauje menyalurkan bantuan 24 tangki air bersih, masing-masing berkapasitas 4.000 liter, kepada warga Desa Gador dan Sumberejo, Kecamatan Durenan, Trenggalek. (KAUJE)
BANTUAN: Kauje menyalurkan bantuan 24 tangki air bersih, masing-masing berkapasitas 4.000 liter, kepada warga Desa Gador dan Sumberejo, Kecamatan Durenan, Trenggalek. (KAUJE)

TRENGGALEK, Jawa Pos Radar Lawu – Warga Trenggalek menyambut gembira distribusi air bersih yang diberikan oleh Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje).

Sebanyak 24 tangki air bersih, masing-masing berkapasitas 4.000 liter, disalurkan kepada warga Desa Gador dan Sumberejo, Kecamatan Durenan, yang mengalami kekeringan parah.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Tegalboto Memanggil 3 yang digelar di Kampus Universitas Jember (Unej) dan Bondowoso pada 15-17 Oktober 2024.

"Kami ingin berkontribusi tidak hanya untuk almamater dan alumni, tetapi juga untuk masyarakat luas," kata Sholeh Masyhoedi, Wakil Koordinator Tegalboto Memanggil 3.

Kasbullah, warga Dusun Krajan, Desa Sumberejo, merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini.

Biasanya, mereka harus membeli air bersih seharga Rp 100 ribu untuk 1.500 liter.

Itu hanya cukup untuk kebutuhan satu rumah tangga selama empat hari.

BENTUK KEPEDULIAN: Kauje menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Gador dan Sumberejo, Kecamatan Durenan, Trenggalek. (KAUJE)
BENTUK KEPEDULIAN: Kauje menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Desa Gador dan Sumberejo, Kecamatan Durenan, Trenggalek. (KAUJE)

"Air itu kami gunakan untuk mandi, memasak, dan kebutuhan sehari-hari," ujarnya, Minggu (3/11).

"Sekarang, sumur bor manual yang kedalamannya 40-45 meter pun sudah mengering, dan tidak semua warga mampu membuat sumur karena biayanya besar," imbuh Kasbullah.

Meski hujan sempat turun dalam empat hari terakhir, Kasbullah menuturkan bahwa debit air belum cukup deras untuk mengisi kembali sumber air.

Ketua Kauje Korda Trenggalek, Mugo Utomo, menjelaskan bahwa pihaknya juga telah menyalurkan air bersih ke sejumlah desa lain.

Di antaranya seperti Desa Gador, Gembleb, Bendorejo, Wonocoyo, Ngulanwetan, Pogalan, serta Parakan dan Sukosari di Kecamatan Trenggalek.

"Sebelumnya, kami sudah menyalurkan sekitar 14 tangki. Hari ini, kami melanjutkan dengan tambahan 24 tangki," jelasnya.

Mugo menambahkan, dari 14 kecamatan di Trenggalek, sekitar 70 desa masih mengalami kekurangan air bersih. (nw/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#alumni #bantuan #trenggalek #Universitas Negeri Jember #KAUJE #air bersih #kekeringan