Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Kisah Duka Cabut Gigi Bungsu di Ngawi, Jawa Timur, Ini Janji Dinkes Setempat

Asep Syaeful • Senin, 13 Mei 2024 | 03:04 WIB
SEPI: Suasana klinik gigi di Desa Walikukun, Widodaren, Ngawi usai viral masalah cabut gigi bungsu. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
SEPI: Suasana klinik gigi di Desa Walikukun, Widodaren, Ngawi usai viral masalah cabut gigi bungsu. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)

NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi, Jawa Timur, angkat suara perihal kematian Nira Pranita Asih. Perempuan 31 tahun yang kisah kematiannya viral disebut-sebut lantaran cabut gigi bungsu.

Kepala Dinkes Ngawi Yudono mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil dokter gigi terkait masalah viral sarat duka tersebut.

"Soal ini, perlu informasi lengkap dari dokter yang selama ini menangani," kata Yudono.

Hasil klarifikasi sementara, Nira merupakan pasien drg. Sylvia Wardah.

Namun, lanjut Yudo, dokter gigi itu beralasan bahwa setelah cabut gigi bungsu, ada beberapa dokter turut menangani pasien bersangkutan.

Mulai dokter umum sampai di RS dr Oen Solo.

''drg. Sylvia memang salah satu ASN Ngawi, bertugas di rumah sakit umum daerah,'' ungkapnya.

''Namun, penanganan pasien bernama Nira Pranita Asih dilaksanakan mandiri di klinik praktik,'' beber Yudono.

Dinkes bakal terus menggali informasi dari dokter-dokter lain yang ikut menangani.

Agar, runtutan kejadian berujung nestapa itu terkumpulkan secara lengkap.

"Harus kami kumpulkan secara detail supaya infonya tidak sepotong-potong," janjinya.

Saat ini, dinkes tidak bisa berbuat banyak.

Klinik yang bersangkutan secara administrasi tidak ada kendala untuk praktik mandiri.

Namun, karena ada kabar viral seperti ini, masyarakat jadi takut.

Karena masyarakat berasumsi bahwa cabut gigi bisa berakibat kematian.

"Sekarang ini jadi masalah, masyarakat yang punya permasalahan gigi, jadinya tidak berani ke dokter dan jadi masalah baru yang tidak terselesaikan," terangnya.

Sementara itu, hingga kini konfirmasi terhadap drg. Sylvi Wardah belum bisa dilakukan.

Bagaimana tanggapannya terkait viral masalah cabut gigi bungsu di Ngawi, Jawa Timur, yang sarat kisah duka itu, tak berhasil dihimpun.

Kliniknya di perumahan Bumi Kurnia Residence tutup saat didatangi wartawan media ini pada Rabu (8/5) lalu. (sae/den)

Editor : Deni Kurniawan
#Cabut #duka #gigi bungsu #jawa timur #ngawi #dinkes #kisah #viral