Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pesona Lereng Lawu dan Tradisinya

Deni Kurniawan • Selasa, 6 Februari 2024 | 04:24 WIB
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga Desa Bulugunung, Plaosan, Magetan, saat mencari tumbuhan pelengkap ayoman pernikahan. (DENI KURNIAWAN/RADAR LAWU)
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga Desa Bulugunung, Plaosan, Magetan, saat mencari tumbuhan pelengkap ayoman pernikahan. (DENI KURNIAWAN/RADAR LAWU)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu - Panorama alam lereng Gunung Lawu tak cuma memesona. Tapi, juga menyimpan kekayaan alam yang berguna bagi masyarakat setempat. Seperti saat ada hajat pernikahan.

Empunya gawe butuh berbagai tumbuhan untuk menjalankan tradisi warisan leluhur.

Rejeb dipercaya sebagai bulan baik bagi masyarakat Jawa untuk melaksanakan hajat. Termasuk hajat nikah. Banyak tradisi dalam suatu hajat pernikahan adat Jawa.

Seperti pembuatan ayoman. Sebuah pernik tradisi menyerupai gapura yang diberi beraneka tumbuhan. Ada dua pohon pisang sekaligus buah dan jantungnya di kedua tiang.

Biasanya, warga bergotong royong memenuhi tumbuhan untuk ayoman itu.

Hal ini menjadi sisi lain kebiasaan masyarakat lereng Gunung Lawu. Seperti yang terjadi di Desa Bulugunung, Plaosan, Magetan.

Pada Minggu (4/2), sejumlah warga setempat gotong royong mencari sejumlah tumbuhan untuk membuat ayoman. Mulai dadap, cemara, andong, beringin, dan lain.

Beragam tumbuhan yang diperlukan dicari di hutan sekitar Telaga Wahyu. Sebagian berhasil diperoleh. ''Ini masih kurang andong dan cemara,'' kata Didin Eko Saputro, salah seorang warga.

Rombongan pencari tumbuhan untuk ayoman beranjak dari Telaga Wahyu. Dengan mengendarai pikap, mereka menyusuri hutan-hutan di kawasan sekitar. 
 
Tumbuhan yang dicari ditemukan di sekitar jalur lama Telaga Sarangan. Lereng Gunung Lawu menyediakan semua.
 
Baca Juga: Camilan Tradisional, Elemen Tak Terpisahkan dalam Perayaan Tahun Baru Imlek
 
Selain panorama alam yang indah, tanaman yang tumbuh juga bisa mampu mencukupi kebutuhan tradisi. Enak dipandang wisatawan, soal adat turut tersediakan.
 
Wisatawan silakan menikmati keindahan lereng Lawu di sisi timur.  Dua danau alam yang memesona yang komplet dengan hamparan berupa-rupa tumbuhan hutan.
 
Kekayaan alam yang amat bermanfaat bagi warga setempat. Termasuk untuk keperluan adat istiadat. ''Membuat ayoman dengan berbagai tumbuhan seperti ini sudah turun-temurun sejak dulu,'' ungkap Suwarno, ketua RT setempat. (den) 
Editor : Deni Kurniawan
#Adat #pernikahan #gununglawu #jawa #tradisi