Ayah

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 12 November 2024 | 14:46 WIB
Ilustrasi AI Generated (CHATGPT)
Ilustrasi AI Generated (CHATGPT)

Puisi: Sutejo*

Ayah adalah dinamo bagi mobil kehidupan anak-anak. Ayah adalah dinding sekaligus atap rumah bagi anak-anak. Ayah adalah bensin sekaligus api. Menjadi ayah adalah tugas matahari dan rembulan kehidupan.

Ayah itu perahu sekaligus nahkoda, pelaut penakluk gelombang samudera. Memastikan penumpang selamat, nikmat menempuh perjalanan yang paling mendebarkan sekalipun. Karena Ayah adalah Hu yang menyatu dengan Semesta.

November, 2024

Nafas Ayah
bagi: Vita

Nafas Ayah adalah sir Hu yang tidak pernah beku, menjelma air hidup, merapat dalam 80 persen tubuh. Menjadi ayah adalah perjalanan tak pernah berujung, meskipun dipandu terang putih ujung.

Nafas ayah adalah geliat udara nyemesta, menembus celah, melompati batas. Ayah yang udara bergerak lembut mengusir gerah, sembuhkan lelah. Ayah adalah tarian angin sekaligus pohon rindang, tempat berteduh anak-anaknya.

November, 2024


*) Budayawan, sastrawan, dosen STKIP PGRI Ponorogo 

Editor : Nur Wachid
Sumber : Radar Lawu
ayah hari Sutejo sastrawan budayawan puisi STKIP PGRI Ponorogo dosen 12 november