Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Longsor Batu Raksasa di Jalur Tawangmangu Sarangan, Dua Pemotor Luka-Luka

Aprilita Sari • Kamis, 31 Juli 2025 | 16:32 WIB
Batu raksasa jatuh di Jalur Tawangmangu Sarangan, pengendara luka-luka.
Batu raksasa jatuh di Jalur Tawangmangu Sarangan, pengendara luka-luka.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Dua pemotor terluka setelah batu raksasa jatuh dari tebing setinggi 30 meter dan menghantam Jalan Raya Tawangmangu–Sarangan, Kamis (31/7/2025) dini hari.

Insiden terjadi sekitar pukul 00.40 WIB di wilayah Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, yang dikenal sebagai jalur rawan longsor.

Kedua korban bernama Kristanto (25), warga Sragen, dan Nur Ismawati (24), warga Ngawi.

Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor saat menabrak batu berdiameter dua meter yang baru saja jatuh dari atas tebing.

“Korban tidak sempat menghindar dan langsung menabrak batu besar,” ujar Nino Pratikta, petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magetan, dalam keterangan tertulis.

Akses Jalan Sempat Lumpuh, BPBD Kerahkan Tim Gabungan

Batu besar tersebut menutup sekitar 50 persen badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

Kedua korban mengalami luka sedang dan telah dirujuk ke RSUD Solo untuk perawatan intensif.

BPBD Magetan menerima laporan pertama sekitar pukul 01.16 WIB dari Polsek Plaosan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung dikerahkan ke lokasi bersama unsur TNI, Polri, Paguyuban Giri Lawu (PGL), perangkat Desa Ngancar, dan relawan masyarakat.

“Penanganan dilakukan secara manual dengan memecah batu yang menghalangi jalan,” jelas Nino.

Proses pembersihan dimulai pukul 01.55 WIB. Sekitar pukul 04.30 WIB, akses jalan dinyatakan kembali normal dan aman dilintasi.

BPBD: Potensi Guguran Masih Tinggi

Menurut BPBD, dugaan awal penyebab jatuhnya batu adalah pelapukan dinding tebing, kondisi lereng tidak stabil, serta pengaruh cuaca ekstrem yang meningkatkan risiko erosi.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengendara untuk waspada, terutama saat malam hari dan setelah hujan,” kata Nino.

BPBD meminta pengendara agar mengurangi kecepatan di area rawan, mematuhi rambu peringatan, dan menggunakan jalur alternatif jika diperlukan, khususnya saat kondisi cuaca buruk. (ril/kid)

Editor : Nur Wachid
#kronologi #magetan #longsor #Nur Ismawati #sarangan #korban #jalur tawangmangu #Kristanto #batu raksasa