PONOROGO, Jawa Pos Radar Lawu – Kecelakaan maut terjadi di Persimpangan Ngampel, Balong, Ponorogo, Selasa (25/12/2024).
Mobil Mitsubishi Xpander dengan nomor polisi AB 1026 SP adu banteng dengan truk boks Hino L 9523 UQ.
Joan Wahyu Baswara, pengemudi Xpander, terjepit di ruang kemudi akibat benturan keras tersebut.
Kronologi Kecelakaan Xpander vs Truk di Ponorogo
Peristiwa bermula ketika Joan Wahyu Baswara, warga Kelurahan Pucangsewu, Pacitan, bersama Yuliana Sis Indrasari, dalam perjalanan dari Pacitan menuju Ponorogo.
Setibanya di Desa Ngampel, Balong, mobil yang dikendarai Joan tiba-tiba melebar ke kanan, keluar dari marka jalan.
Di saat bersamaan, truk boks yang dikemudikan Andik Saputro, 33, warga Ngawi, melaju dari arah berlawanan.
"Kemungkinan sopir mobil ngantuk, karena jalan sepi tapi tiba-tiba melebar ke kanan dan menabrak truk saya," ungkap Andik.
Meski sempat banting setir ke kiri untuk menghindar, usaha Andik gagal. Tabrakan keras tak terhindarkan.
Truk yang dikemudikan Andik bahkan terguling ke luar badan jalan.
Kernet truk, Anang Arifin, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Proses Evakuasi Dramatis
Joan Wahyu Baswara, pengemudi Xpander, terjebak di ruang kemudi.
Warga yang berada di lokasi segera melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya.
"Proses evakuasi berlangsung dramatis, warga bergotong-royong menarik pengemudi yang kakinya terjepit," ujar saksi mata.
Joan berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke RSUD dr Harjono untuk mendapatkan perawatan medis.
Penyebab Kecelakaan Xpander vs Truk di Ponorogo
Bripka Deny Irawan dari Satlantas Polres Ponorogo mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh sopir Xpander yang mengantuk.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Mobil Xpander dan truk boks mengalami kerusakan berat.
"Kendaraan sudah kami amankan di Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Polisi mengimbau pengendara untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk demi keselamatan bersama. (gen/kid)
Editor : Nur Wachid