PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu - Nasib malang menimpa Kunafiah, warga Dusun Sawahan, Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Pacitan. Tempat usaha miliknya yang digunakan untuk produksi tahu tuna hangus terbakar pada Senin (21/10/2024) siang.
Kebakaran diduga disebabkan oleh tungku kayu yang lupa dimatikan setelah para pekerja meninggalkan ruang produksi.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.00 WIB, ketika salah satu pekerja, Sulistyowati, mendengar suara mencurigakan dari dalam dapur.
"Terdengar suara dari dapur, saat dicek api sudah membesar dan asap tebal memenuhi ruangan," ujar Sulistyowati.
Kobaran api dengan cepat melahap sebagian besar bahan baku, tahu tuna yang sudah diproduksi, serta peralatan produksi lainnya.
Bangunan semi permanen berukuran 6x4 meter yang digunakan sebagai tempat produksi juga ikut terbakar.
Meskipun tiga mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan, warga sekitar berhasil memadamkan api sebelum tim pemadam tiba di lokasi.
Berdasarkan perkiraan sementara, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
"Penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam proses penaksiran petugas," kata Sugito, Kabid Damkar dan Satpol PP Pacitan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha untuk selalu memeriksa kondisi peralatan yang digunakan, terutama saat bekerja dengan bahan bakar kayu atau alat masak lainnya. (hyo/kid)
Editor : Nur Wachid