Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Waspada Modus Baru Maling Motor Lewat Aplikasi Kencan: Pelaku Ajak Korban Olahraga Seperti di GBK

Oktaviani Sindy • Kamis, 26 September 2024 | 17:19 WIB
Viral motif baru maling motor yang terjadi di kawasan Stadion Utama GBK, Pelaku gunakan sebuah aplikasi untuk mengelabuhi korban. (pinterest)
Viral motif baru maling motor yang terjadi di kawasan Stadion Utama GBK, Pelaku gunakan sebuah aplikasi untuk mengelabuhi korban. (pinterest)

Jawa Pos Radar Lawu - Modus pencurian sepeda motor kini semakin beragam dan cerdik. 

Salah satu metode terbaru yang berhasil diungkap adalah pelaku memanfaatkan aplikasi kencan untuk menjebak korbannya. 

Modus ini digunakan oleh sepasang penjahat, JL dan AB, yang mengincar para korban dengan berpura-pura mengajak mereka berolahraga di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Aditya Simanggara Pratama, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang korban, seorang pria berinisial YC. 

Korban berkenalan dengan salah satu pelaku, seorang wanita bernama JL, melalui aplikasi kencan. Setelah berkomunikasi melalui aplikasi tersebut, keduanya sepakat untuk bertemu.

"Korban pertama kali bertemu pelaku di Pluit Village Mall," ujar Aditya kepada wartawan, Rabu (25/9/2024).

Selanjutnya, JL mengajak YC untuk melakukan aktivitas olahraga bersama di kawasan GBK. Ajakan ini tampak seperti kegiatan normal dan disambut baik oleh korban. 

"Korban diajak untuk berolahraga di GBK Senayan pada hari Minggu, (25/8/2024), dan korban menyetujui ajakan tersebut," tambah Aditya.

Namun, rencana olahraga yang tampak menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk bagi YC. Saat berada di lokasi, JL tiba-tiba meminta izin untuk pergi ke toilet, meninggalkan korban sendirian. 

Setelah menunggu cukup lama, korban mulai merasa curiga karena pelaku tak kunjung kembali.

"Setelah ditunggu, pelaku tak kunjung kembali. Korban akhirnya menyadari bahwa barang-barangnya, termasuk sepeda motornya, telah hilang," jelas Aditya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga Rp12 juta. Tidak hanya barang-barang pribadi yang hilang, sepeda motor yang digunakan korban juga raib dibawa pelaku.

Namun, ini bukan kali pertama JL dan rekannya AB melakukan modus pencurian serupa. 

Berdasarkan penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa pelaku juga pernah menjebak korban lain dengan cara yang sama, memanfaatkan aplikasi kencan dan kembali mengajak korban untuk berolahraga di GBK.

Modus yang digunakan pun hampir serupa, JL meminta korban menyimpan barang-barangnya di dalam loker, dan di sela-sela aktivitas olahraga, ia kembali meminta izin untuk ke toilet. 

Saat itu, teman korban yang ikut mengawasi pelaku diberitahu oleh petugas keamanan bahwa sepeda motor mereka sedang dicuri. 

"Mendengar hal tersebut, teman korban langsung mendampingi tersangka menuju toilet dan mengawasi pergerakan pelaku," kata Aditya.

Namun, meski sudah diawasi, ternyata pelaku AB telah mendapatkan screenshot barcode kunci loker dari tersangka JL. 

Dengan barcode tersebut, AB dapat mengakses loker tempat barang-barang korban disimpan dan berusaha mencuri sepeda motor yang terparkir.

"AB mendapat screenshot barcode kunci loker dari JL sehingga ia bisa membuka loker dan mengambil seluruh barang milik korban," ungkap Aditya.

Setelah berhasil melakukan aksinya, kedua pelaku dilaporkan ke Polsek Metro Tanah Abang.

Keduanya kemudian ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan pencurian tersebut. Meski demikian, kasus ini berakhir dengan kesepakatan damai antara pelaku dan korban. 

Para pelaku sepakat mengganti seluruh kerugian yang dialami korban, sehingga korban tidak melanjutkan proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Buntut Penyebar Isu Perselingkuhan, Azizah Salsha Pilih Memaafkan Pelaku, Lebih Bijak dalam Memilih Teman

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap modus-modus pencurian yang semakin beragam, termasuk yang melibatkan penggunaan aplikasi kencan. 

Kehati-hatian dalam berinteraksi dengan orang yang baru dikenal, terutama melalui aplikasi daring, sangat penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (okta)

Editor : Riana M.
#modus #pelaku #metode #Polsek Metro Tanah Abang #maling motor #jakarta #viral #aplikasi kencan