Selamat Hari Kartini Tahun 2024
Oleh: Khofifah Indar Parawansa
ALHAMDULILLAH, pada tahun 2024 ini kalau dihitung dari tahun wafat RA Kartini yaitu tahun 1904, kita sudah memperingati hari yang disebut sebagai dekade lambang kebangkitan perempuan Indonesia itu untuk yang ke-120 kalinya.
Kita panjatkan syukur kehadirat Allah SWT karena semangat kemandirian dan kemajuan perempuan di negara kita masih terjaga.
Dengan spirit dan kemajuan bangsa kita bisa menapaki dan melanjutkan perjuangan kebangkita kaum perempuan di negeri yang kita cintai ini untuk perdamaian dunia.
Sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU yang beranggotakan sekitar 31 juta muslimat dan telah melaksanakan tugas periode pertama sebagai Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur yang berpenduduk lebih dari 40 juta ini, saya merasakan betapa pentingnya spirit kejuangan dari RA Kartini yang selalu perlu dipupuk dengan baik.
Apa saja spirit Kartini itu? Emansipasi bidang ilmu pengetahuan, kesetaraan kepemimpinan publik, kejuangan dalam pembangunan nasusia, kesetaraan pengusaaan teknologi, emansipasi Kerjasama internasional, bidang keuangan negara dan juga kekuatan spiritualitas dan keadilan untuk perdamaian dunia.
Kita berharap agar perempuan dan generasi muda memberi sesuatu yang terbaik. Kata kata khidmad ini adalah kultur keseharian yang insyaallah sudah terpupuk lama dan menjadi ‘menara air’ bagi benak, fikiran dan gerak langkah perempuan Indonesia menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Bisa dikatakan bahwa perempuan harus tetap eksis di kalangan masyarakat professional maupun sampai merasuk ke lingkungan rumah tangga, dengan cara ber khidmad dan berkontribusi secara baik. Khidmat inilah adalah ruh cinta kita terhadap anak, keluarga kita dan kepada bangsa dan negara kita.
Dalam kondisi apapun, bahkan ketika pertiwi lagi bersedih, perempuan Indonesia akan hadir untuk melayani, sebagai khidmad bagi ummat dan bangsa.
Saya mengajak kita semua untuk menjadikan kata khidmat ini falsafah perjuangan Indonesia untuk memberi inspirasi dunia di masa yang akan datang.
Baca Juga: Kembang Lawu
Dengan kemandirian dan kebebasan untuk mementukan diri sendiri serta ikhtiar menentukan hal hal penting dari bangsa Indonesia untuk Indonesia dan bagi Indonesia.
Kata kata daulat adalah semacam mantra yang selalu didengungkan oleh para pahlawan kemerdekaan, diperjuangkan oleh para pemimpin pemerintah mulai jaman setelah kemerdekaan sampai sekarang. Indonesia berdaulat, kuat dan damai adalah cita cita kita bersama, terutama cita-cita founding fathers kita.
Bentuk dari khidmad dalam usaha perdamaian abadi dan dan keadilan dunia. Termasuk diantaranya penguatan pendidikan dan karakter generasi mendatang.
Tak kalah pentingnya adalah sebagai bagian penting perdamaian dunia dengan menguuatkan cinta kasih mulia dari rumah. Tenteram dari rumah tangga domestik menjadi rumah tangga dunia yang damai
Penguatan daulat bagi Indonesia tercinta juga di bidang ekonomi keluarga dan ekonomi masyarakat melalui usaha ekonomi dan koperasi, pembangunan lembaga pendidikan, poliklinik dan rumah sakit, lembaga sosial yang kita ikhtiarkan secara mandiri serta peran di kementrian, lembaga negara dan bahkan di berbagai kampus ternama merupakan lahan kiprah perempuan dan laki laki secara bersama sama tanpa kecuali.
Daulat ini juga diwujudkan melalui sumbangan pemikiran para guru besar, para dosen, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia, pekerja sosial dan banyaknya professional perempuan di beberapa pimpinan perusahaan atau pejabat publik yang terus menggelorakan kemandirian pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sektor yang lain misalnya pemerintahan, maupun sebagai Ibu Rumah tangga yang tak kalah strategisnya.
Sebagaimana RA Kartini dan founding fathers Indonesia, perempuan Indonesia pasti mendambakan negara yang sejahtera lahir batin. Sejahtera adalah kata kata agung yang dulu paling banyak diungkapkan oleh para pendiri bangsa, kata kata ini adalah cita cita sekaligus tantangan bangsa dan masyarakat Indonesia.
Yang dimaksud oleh kita Indonesia sejahtera itu antara lain keunggulan ekonomi, meningkatnya kesejahteraan rakyat, kualitas dan keunggulan sumberdaya manusia, kuatnya karakter kebudayaan dan peradaban yang unggul, penguasaan ilmu dan teknologi, berperan dalam perjuangan keadilan dan perdamaian dunia dan pada akhir tahun 2045, menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.
Dalam kaitan ini perempuan Indonesia akan terus bertekad untuk mengangkat derajatnya, berkontribusi, menguatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia yang lebih sejahtera. Perempuan Indonesia akan melanjutkan kiprahnya melalui bidang pendidikan karakter dan pengembangan masyarakat, bidang ekonomi koperasi dan agribisnis, bidang pendidikan dan pelatihan, bidang sosial, budaya, lingkungan hidup dan ketenagakerjaan bahkan di bidang hubungan internasional.
Perempuan Indonesia diharapkan akan tetap mendukung terwujudnya bangsa yang kuat dengan mengedepankan kerukunan dan kesatuan. Dalam konteks kemasyarakatan maka perempuan akan selalu terdepan dalam kesetiakawanan sosial atau solidaritas sosial.
Bersama masyarakat internasional di Asia dan dunia pemerintah terus berusaha untuk menguatkan institusi kesehatan, mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi dan bantuan sosial dan kebangkitan ummat secara sama rata.
Baca Juga: Bahasa Jawa, K-pop, dan Gen Z
Salah satu hal penting pada tahun 2024 adalah penguatan nilai atau sikap hidup dan perilaku kebersamaan, kemauan untuk berkorban memberikan sumbangan nilai ke-ibuan, nilai spiritualitas, penuh cinta kasih sikap non konfrontative mengatasi masalah dunia yang kian tidak pasti. []
BIODATA SINGKAT: Penulis merupakan Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024; Ketua Umum PP Muslimat NU.
MAKLUMAT
Jawa Pos Radar Lawu menerima kiriman pembaca berupa cerpen, puisi, opini, esai dan resensi di kolom Sosial-Budaya pada portal radarlawu.jawapos.com. Naskah berupa file Microsoft Word, khusus puisi maksimal lima judul.
Adapun kiriman merupakan karya orisinal, bukan hasil plagiasi karya orang lain, serta belum pernah dipublikasikan. Karya menjadi tanggung jawab penulis. Cantumkan uraian singkat identitas diri, karya dapat dikirim melalui surel ke alamat wachidradarmadiun@gmail.com. Kunjungi juga Instagram @jawapos.radarlawu. Salam.
Editor : Nur Wachid