Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Bahasa Jawa, K-pop, dan Gen Z

Nur Wachid • Kamis, 18 Januari 2024 | 21:34 WIB
(GRAFIS: HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)
(GRAFIS: HABIB/JAWA POS RADAR PONOROGO)

Kata-katanya pun simpel. Jika dalam bahasa Inggris harus mengatakan I don’t know, bahasa Jawa cukup mbuh. Inggris: I don’t want it, Jawa: moh. Inggris: I don’t care, Jawa: pret.

Oleh: Wawan Isdarwanto*

 

‘’Maaf Pak, ada beberapa mata pelajaran ananda yang nilainya kurang. Salah satunya bahasa Jawa.’’ Begitu kata wali kelas saat saya mengambil rapor anak (kelas IV SD) beberapa waktu lalu.

Terus terang, kalimat itu membuat saya sedikit terhenyak. Tapi, juga tidak terlalu heran.

Ya, suka tidak suka, kalangan gen Z sekarang semakin asing dengan bahasa Jawa.

Mau bukti? Coba tanyakan apa itu nama anak tikus dalam bahasa Jawa. Bisa jadi, dari 10 anak yang ditanya tak satu pun yang mampu menjawab dengan benar.

Berbeda jika mereka disuruh menyebutkan lima penyanyi K-pop yang populer. Mereka bisa dengan cepat menyebut nama-nama semacam Jungkook, Jimin, Lisa Blackpink, dan lainnya.  

Dikutip dari laman Kemdikbud RI, Kepala Badan Bahasa Balai Bahasa Jogjakarta E. Aminudin Aziz menyebutkan bahwa saat ini orang Jawa yang masih menggunakan bahasa daerahnya untuk percakapan sehari-hari di lingkungan keluarganya tersisa 73 persen.

Ironisnya, minat warga asing belajar budaya Jawa –salah satunya gamelan- dari waktu ke waktu semakin meningkat.

Bahkan, beberapa universitas di luar negeri memasukkan gamelan dalam kurikulum pendidikannya. Di antaranya, Universitas Berkeley, California, Amerika Serikat; dan New Zealand School of Music, Selandia Baru.

 

Pun, saat Kedutaan Besar RI di Beijing, Tiongkok, membuka kelas bahasa Jawa beberapa waktu lalu, dari 60 kuota yang tersedia, peminatnya mencapai tiga kali lipatnya.

Ya, bahasa Jawa –terutama Jawa ngoko- memang termasuk bahasa yang mudah dipelajari.

Kata-katanya pun simpel. Jika dalam bahasa Inggris harus mengatakan I don’t know, bahasa Jawa cukup mbuh. Inggris: I don’t want it, Jawa: moh. Inggris: I don’t care, Jawa: pret. (*)

 

*) Penulis adalah redaktur senior Jawa Pos Radar Madiun

Editor : Nur Wachid
#inggris #Wawan Isdarwanto #bahasa jawa #k-pop #Gen Z