sumber gambar: World Nineball Tour
Jawa Pos Radar Lawu - Panggung biliar dunia dipastikan bakal kembali bergetar hebat dalam waktu dekat melalui gelaran turnamen skala internasional yang amat dinanti
Ajang biliar beregu paling bergengsi di kawasan Asia dan Pasifik, Reyes Cup 2026, secara resmi telah dijadwalkan bergulir pada tanggal 15 hingga 18 Oktober 2026 mendatang di Manila, Filipina
Pertandingan spektakuler hasil kolaborasi erat antara World Nineball Tour (WNT) dan Puyat Sports ini bakal mempertemukan deretan pebiliar terbaik dari Benua Kuning melawan gabungan bintang biliar internasional dari skuad Rest of the World
Mengambil nama besar sang legenda hidup biliar asal Filipina, Efren "Bata" Reyes, kejuaraan edisi ketiga ini diprediksi kuat akan kembali menyedot perhatian jutaan pasang mata penggemar olahraga bola sodok di seluruh penjuru bumi
Atmosfer persaingan di edisi 2026 dipastikan berada di tingkat yang sangat tinggi mengingat peta kekuatan kedua kubu yang kian sengit
Tim Asia datang ke arena pertandingan dengan membawa status mentereng sebagai pemegang gelar juara bertahan dua kali berturut-turut (back-to-back champions)
Pada gelaran edisi perdana tahun 2024 lalu, skuad Asia sukses mengukir sejarah usai menumbangkan Tim Eropa lewat skor akhir 11–6 Keperkasaan tersebut berlanjut pada edisi 2025 sewaktu Tim Asia tampil sangat dominan dan menggilas skuad Rest of the World melalui kemenangan telak 11–3
Berbekal catatan manis itu, skuad Asia kini memasang target tunggal untuk merengkuh kemenangan ketiga secara beruntun demi mencatatkan rekor hat-trick yang belum pernah terukir sebelumnya
Untuk mengamankan target ambisius tersebut, kepemimpinan Tim Asia kembali dipercayakan kepada sosok kapten legendaris, Francisco "Django" Bustamante
Bustamante meracik skuad impian yang menggabungkan kedewasaan para pemain berpengalaman dengan agresivitas talenta muda berbakat
Komposisi barisan pemain Asia kembali mengandalkan aksi memukau dari pebiliar kawakan tuan rumah, Carlo Biado, serta pebiliar asal Singapura, Aloysius Yapp, yang telah membuktikan kapasitasnya di panggung dunia
Tak ketinggalan, bintang muda berbakat Albert James "AJ" Manas yang sukses menyabet gelar Most Valuable Player (MVP) pada edisi 2025 lalu, dipastikan bakal kembali menjadi tumpuan utama di lini serang Asia
Di sisi lawan, kubu Rest of the World datang ke Manila dengan tekad dan ambisi revans yang membara. Kekalahan pahit di edisi sebelumnya menjadi pelajaran berharga yang mendorong pihak manajerial untuk merombak strategi demi membawa pulang trofi Reyes Cup untuk pertama kalinya
Pada gelaran tahun ini, nakhoda tim Rest of the World resmi diserahkan kepada sosok jenderal berpengalaman asal Jerman, Ralf Souquet, yang ditunjuk sebagai kapten anyar
Souquet memboyong deretan pemain kelas berat dunia seperti mantan juara dunia Fedor Gorst asal Amerika Serikat, pebiliar tangguh asal Spanyol David Alcaide, hingga pemain bintang asal Britania Raya Jayson Shaw yang dikenal memiliki gaya bermain sangat agresif
Sistem dan regulasi yang diterapkan dalam Reyes Cup mengadopsi format turnamen beregu yang amat menguji kedalaman strategi serta ketahanan mental
Setiap tim harus bersaing ketat untuk menjadi yang pertama mengumpulkan total 11 poin kemenangan demi menyegel gelar juara. Setiap nomor pertandingan menggunakan aturan Race to 5, di mana para pemain bertarung dalam format yang sangat variatif, mulai dari nomor beregu lima lawan lima, partai ganda (doubles), hingga duel tunggal (singles)
Aturan rotasi ketat juga diberlakukan untuk memastikan seluruh anggota skuad memiliki porsi tampil yang seimbang sehingga kekompakan dan kolektivitas tim menjadi kunci paling krusial di atas meja
Sorak-sorai dan dukungan histeris publik Filipina di venue pertandingan dipastikan bakal menciptakan lanskap atmosfer yang sangat riuh sekaligus memberikan beban tekanan psikologis berat bagi para pemain tim tamu
Sang maestro biliar, Efren Reyes, secara terbuka menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi penyelenggaraan ajang ini di tanah airnya. Menurutnya, antusiasme masyarakat Manila yang begitu mencintai biliar selalu berhasil menyajikan energi ajaib yang tak tertandingi di belahan dunia manapun
Pendiri Puyat Sports, Aristeo "Putch" Puyat, turut mengamini hal tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti nyata bahwa Filipina telah menjelma sebagai kiblat utama olahraga bola sodok internasional
Semarak dan euforia olahraga biliar di kawasan Metro Manila pada bulan Oktober 2026 ini dipastikan tidak berhenti pada Reyes Cup semata
Hanya berselang dua hari usai babak final Reyes Cup dirampungkan, kejuaraan bergengsi lainnya yakni Philippines Open Pool Championship 2026 bakal langsung menghentak arena pada tanggal 20 hingga 24 Oktober 2026 bertempat di Gateway Mall, Quezon City
Rangkaian dua turnamen akbar beruntun ini menjadikan bulan Oktober sebagai momen perayaan paling megah bagi para atlet, pengamat, serta penggemar setia biliar di seluruh penjuru dunia
(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)
Sumber : World Nineball Tour, Philippine News Agency (PNA)