Jawa Pos Radar Lawu - Saat lampu kuning berkibar dan Safety Car memasuki lintasan, para penggemar melihat mobil Mercedes-AMG memimpin barisan pembalap. Namun, jauh sebelum Mercedes menjadi pemasok resmi Safety Car, Formula 1 pernah melewati periode yang jauh lebih tidak teratur. Setiap penyelenggara Grand Prix bebas memilih kendaraan sendiri, sehingga berbagai mobil dengan karakter berbeda pernah bertugas mengendalikan jalannya balapan.
Masa tersebut bahkan sering disebut sebagai era "anarki" karena tidak ada standar resmi mengenai merek maupun model Safety Car. Baru pada pertengahan musim 1996, Formula 1 mulai menghadirkan sistem yang lebih konsisten dengan menunjuk Mercedes-Benz sebagai pemasok resmi Safety Car untuk seluruh seri balapan.
Awal Mula Safety Car di Formula 1
Safety Car pertama kali digunakan dalam ajang Formula 1 pada Grand Prix Kanada 1973 di Sirkuit Mosport. Saat itu, sebuah Porsche 914 diterjunkan setelah terjadi insiden di lintasan.
Namun debut tersebut justru memunculkan kontroversi besar. Pengemudi Safety Car secara tidak sengaja berada di depan mobil yang salah sehingga urutan balapan menjadi kacau. Akibatnya, panitia membutuhkan waktu berjam-jam untuk memastikan hasil akhir perlombaan. Insiden tersebut menjadi salah satu momen paling unik dalam sejarah Formula 1.
Era Tanpa Standar: Setiap Grand Prix Punya Safety Car Berbeda
Setelah penggunaan perdana tersebut, Formula 1 belum memiliki aturan baku mengenai Safety Car selama bertahun-tahun.
Setiap promotor Grand Prix diperbolehkan menyediakan kendaraan sendiri sesuai ketersediaan di negaranya. Hal ini membuat berbagai model mobil pernah tampil sebagai Safety Car, mulai dari sedan keluarga hingga supercar eksotis.
Beberapa kendaraan yang pernah digunakan antara lain:
- Porsche 914 (1973)
- Lamborghini Countach (1981–1983 di Monako)
- Honda Acura (1992)
- Fiat Tempra (Brasil 1993)
- Ford Escort RS Cosworth (Britania Raya 1993)
- Opel Vectra Turbo 4x4 (1994)
- Honda Prelude (Jepang 1994)
- Porsche 911 GT2 (1995)
- Tatra 613 (Hungaria 1995)
- Lamborghini Diablo VT (Kanada 1995)
- Renault Clio (Argentina 1996)
- Renault Clio Williams (1996)
Keragaman kendaraan tersebut menjadi ciri khas Formula 1 era 1980-an hingga pertengahan 1990-an, tetapi di sisi lain menimbulkan ketidakkonsistenan dalam aspek performa maupun keselamatan.
Baca Juga: Oscar Piastri Kritik Carlos Sainz Usai Insiden GP Hungaria 2026: "Seperti Berebut Gelar Juara Dunia"
Regulasi FIA Mulai Berubah
Perubahan besar mulai terjadi pada musim 1993. FIA menetapkan bahwa setiap akhir pekan Grand Prix wajib memiliki Safety Car yang siap digunakan selama sesi latihan maupun balapan.
Meski demikian, penyelenggara lokal masih bertanggung jawab menyediakan mobilnya. Artinya, standar kendaraan tetap berbeda di setiap negara sehingga variasi model Safety Car masih terus terlihat di lintasan.
Era Mercedes Dimulai pada 1996
Titik balik sejarah hadir pada pertengahan musim 1996 ketika Formula 1 menjalin kerja sama eksklusif dengan Mercedes-Benz.
Balapan pertama yang menggunakan Safety Car resmi Mercedes berlangsung pada Grand Prix Prancis 1996 di Magny-Cours dengan Mercedes-Benz C36 AMG sebagai kendaraan utama.
Sejak saat itu, Mercedes terus menghadirkan berbagai model performa tinggi yang secara bergantian bertugas sebagai Safety Car, antara lain:
- Mercedes-Benz C36 AMG
- CLK 55 AMG
- CL55 AMG
- SL55 AMG
- SLK55 AMG
- CLK63 AMG
- SL63 AMG
- SLS AMG
- AMG GT S
- AMG GT R
Kerja sama tersebut menjadikan Formula 1 memiliki standar operasional yang jauh lebih baik dibanding era sebelumnya.
Mengapa Standarisasi Safety Car Sangat Penting?
Keberadaan satu pemasok resmi memberikan sejumlah keuntungan bagi Formula 1, di antaranya:
- Performa kendaraan lebih konsisten di seluruh seri.
- Sistem komunikasi dengan Race Control lebih terintegrasi.
- Prosedur keselamatan menjadi seragam.
- Pengemudi Safety Car dapat beradaptasi dengan karakter kendaraan yang sama sepanjang musim.
Langkah ini juga membantu meningkatkan keselamatan pembalap sekaligus mempermudah pengelolaan balapan ketika terjadi insiden di lintasan.
Dari "Anarki" Menuju Standar Modern
Perjalanan Safety Car menunjukkan bagaimana Formula 1 terus berevolusi dalam meningkatkan aspek keselamatan. Jika dahulu setiap Grand Prix memiliki kendaraan berbeda dengan karakteristik yang beragam, kini sistem tersebut telah berubah menjadi jauh lebih profesional dan terstruktur.
Meski era sebelum Mercedes menghadirkan banyak cerita unik—mulai dari Porsche, Lamborghini, Renault hingga Tatra—masa itu juga menjadi pelajaran penting bagi Formula 1 dalam membangun standar keselamatan modern yang digunakan hingga sekarang. Evolusi tersebut menjadikan Safety Car bukan sekadar mobil penuntun, tetapi salah satu elemen paling vital dalam menjaga keamanan balapan di kejuaraan dunia Formula 1.
(Magang Fadisca Zahra Prasetya, Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : SPEEDWEEK