Jawa Pos Radar Lawu - Grand Prix Hungaria 2026 menyisakan lebih dari sekadar pertarungan memperebutkan kemenangan. Di tengah duel sengit di Hungaroring, sebuah insiden antara Carlos Sainz dan Oscar Piastri menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan.
Kontak yang terjadi saat Piastri hendak melewati mobil Williams milik Sainz sebagai backmarker membuat peluang pembalap McLaren itu terganggu dan memicu perdebatan seusai balapan.
Setelah balapan berakhir, Carlos Sainz akhirnya memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut. Meski mengaku menyesal atas apa yang terjadi, pembalap asal Spanyol itu menilai tidak ada alasan untuk melakukan pembicaraan khusus dengan Oscar Piastri karena menurutnya insiden tersebut merupakan bagian dari balapan.
Sainz Merasa Punya Alasan atas Insiden
Kontak antara kedua pembalap terjadi ketika Oscar Piastri sedang berusaha melintasi Carlos Sainz yang tertinggal satu putaran. Insiden itu membuat momentum Piastri terganggu sebelum akhirnya ia juga harus mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah girboks. Sainz sendiri dijatuhi penalti waktu lima detik karena dianggap menyebabkan tabrakan tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Sainz mengatakan:
"To be honest, I feel sorry for Oscar, but I think I have a really good excuse for what happened."
Menurutnya, ada gangguan pada sistem indikator blue flag yang membuat situasi di lintasan menjadi membingungkan. Ia menjelaskan bahwa lampu biru di lintasan terus menyala, sementara indikator pada setir mobil yang biasanya memberi peringatan kepada pembalap tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
"Saya Tidak Perlu Bicara dengan Oscar"
Pernyataan Sainz yang paling menarik perhatian muncul ketika ia ditanya apakah akan menemui Oscar Piastri setelah balapan untuk membahas insiden tersebut.
Jawabannya cukup singkat:
"No, I don't need to. It's a normal racing incident, and he'll probably understand what happened."
Baca Juga: Max Verstappen, Pembalap Jenius yang Mengubah Peta Persaingan Formula 1
Ia juga menambahkan bahwa menurut pandangannya, insiden tersebut bukan penyebab utama Piastri gagal menyelesaikan balapan.
"He didn't retire because of me either, so it was just a bit of contact."
Fokus Bertarung dengan Fernando Alonso
Sainz menjelaskan bahwa saat kejadian berlangsung dirinya sedang terlibat duel sengit dengan Fernando Alonso untuk memperebutkan posisi di papan bawah klasemen.
Akibat fokus pada pertarungan tersebut, ia mengaku sama sekali tidak menyadari bahwa Piastri sudah berada di sisi mobilnya.
"I had no idea I was being lapped."
Pembalap Williams itu juga mengungkapkan bahwa Piastri berada di titik buta (blind spot) ketika ia kembali mengambil racing line setelah berusaha mengejar Alonso. Dalam kondisi tersebut, komunikasi dari tim menurutnya seharusnya dapat membantu menghindari insiden.
Penalti Tetap Diterima Sainz
Atas insiden tersebut, steward FIA memberikan penalti lima detik kepada Carlos Sainz karena dinilai menyebabkan tabrakan.
Meski demikian, Sainz memilih menerima keputusan tersebut tanpa melakukan protes.
Ia mengatakan:
"I've accepted the five-second penalty; I can live with that."
Menurutnya, hasil akhir balapan juga tidak banyak berubah karena ia memang sedang bertarung di posisi belakang.
Gangguan Sistem Blue Flag Jadi Sorotan
Insiden ini turut memunculkan perhatian terhadap sistem blue flag di Hungaroring. Sejumlah pembalap dan tim mengeluhkan adanya masalah pada panel lampu biru yang digunakan untuk memberi peringatan kepada mobil yang akan disalip oleh pemimpin balapan.
Andrea Stella selaku Team Principal McLaren juga mengakui adanya persoalan pada sistem tersebut dan menyebut Carlos Sainz sebagai pembalap yang biasanya dikenal sportif. Ia menilai insiden tersebut lebih dipengaruhi oleh kegagalan sistem daripada tindakan yang disengaja.
Piastri Kehilangan Peluang Besar
Bagi Oscar Piastri, kontak dengan Sainz menjadi salah satu titik balik balapan di Hungaria. Sebelum insiden terjadi, pembalap McLaren itu sempat memimpin lomba dan berpeluang besar meraih kemenangan.
Setelah kehilangan waktu akibat kontak tersebut, Piastri juga mengalami kerusakan girboks yang memaksanya menghentikan balapan sebelum finis. Insiden itu sekaligus mengakhiri peluangnya mengumpulkan poin penting dalam persaingan musim 2026.
Meski perdebatan mengenai siapa yang paling bertanggung jawab masih berlangsung di kalangan penggemar Formula 1, Carlos Sainz memilih menutup persoalan tersebut dan menganggapnya sebagai bagian dari dinamika balapan. Sementara itu, FIA dan Formula 1 diperkirakan akan mengevaluasi sistem blue flag agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada seri-seri berikutnya.
Fadisca Zahra Prasetya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : SPEEDWEEK, Formula 1 News