Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Jawa Pos Radar Lawu - Perjalanan panjang Neymar bersama Timnas Brasil resmi berakhir. Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah Brasil secara mengejutkan kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Minggu (6/7). Momen tersebut menjadi penutup karier internasional salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Selecao.
Tangis Neymar Warnai Laga Perpisahan
Neymar masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua ketika Brasil berusaha mengejar ketertinggalan dari Norwegia. Ia sempat memperkecil skor melalui eksekusi penalti pada masa injury time, tetapi gol tersebut tidak mampu menyelamatkan Brasil dari kekalahan.
Setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar tampak menangis di lapangan. Dalam wawancara seusai pertandingan, ia mengisyaratkan bahwa laga melawan Norwegia menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Brasil.
"I tried, I tried. Now it's over!"
Baca Juga: Lionel Messi Ukir Sejarah! Jadi Pemain Pertama yang Mencetak Gol dalam 8 Laga Beruntun Piala Dunia
Debut dan Perpisahan di Stadion yang Sama
Ada kisah menarik di balik perpisahan Neymar. Laga terakhirnya bersama Brasil berlangsung di MetLife Stadium, stadion yang sama saat ia menjalani debut internasional pada 2010.
Mengenang perjalanan tersebut, Neymar mengatakan bahwa kariernya bersama Selecao dimulai dan berakhir di tempat yang sama.
Keputusan pensiun itu menutup pengabdiannya selama 16 tahun membela Timnas Brasil.
Meninggalkan Status Top Skor Sepanjang Masa Brasil
Neymar mengakhiri karier internasionalnya dengan catatan yang mengesankan. Ia membukukan 80 gol dan 58 assist dalam 130 penampilan, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil.
Selama membela Selecao, Neymar turut mempersembahkan gelar Piala Konfederasi FIFA 2013 dan medali emas Olimpiade Rio 2016. Meski demikian, impiannya mengantarkan Brasil meraih gelar Piala Dunia belum pernah terwujud.
Kekalahan yang Mengakhiri Sebuah Era
Kekalahan dari Norwegia juga menjadi catatan pahit bagi Brasil. Tim lima kali juara dunia itu tersingkir lebih awal dan mencatatkan kegagalan beruntun menghadapi tim-tim Eropa di fase gugur Piala Dunia.
Di sisi lain, hasil tersebut menjadi akhir dari era Neymar sebagai wajah utama sepak bola Brasil selama lebih dari satu dekade. Sejak debutnya, ia selalu menjadi tumpuan Selecao di berbagai turnamen besar, termasuk empat edisi Piala Dunia.
Baca Juga: Bingung Mau ke Mana di Karimunjawa? Peta Wisata Ini Bisa Jadi Panduan Liburan
Warisan Neymar untuk Sepak Bola Brasil
Terlepas dari berbagai cedera yang menghambat kariernya dalam beberapa tahun terakhir, Neymar tetap meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Brasil. Kemampuan dribel, kreativitas, dan produktivitasnya menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh pada generasinya.
Kini, setelah memutuskan mengakhiri perjalanan bersama Timnas Brasil, Neymar menyerahkan tongkat estafet kepada generasi baru Selecao. Sementara itu, masa depannya di level klub masih terbuka, meski kiprahnya mengenakan seragam kuning Brasil telah resmi berakhir.
Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu