Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tragedi di Tengah Euforia Juara: Parade Liverpool Berubah Mencekam, 27 Terluka Diterjang Minivan

Oktaviani Sindy • Rabu, 28 Mei 2025 | 01:49 WIB
Parade juara Liverpool berubah duka saat minivan terjang kerumunan, lukai 27 orang termasuk anak-anak.
Parade juara Liverpool berubah duka saat minivan terjang kerumunan, lukai 27 orang termasuk anak-anak.

Jawa Pos Radar Lawu — Parade kemenangan Liverpool FC yang seharusnya menjadi puncak kegembiraan setelah meraih gelar Premier League ke-20, berubah menjadi tragedi memilukan. 

Ribuan fans The Reds yang memadati jalanan kota Liverpool pada Senin (26/5/2025) mendadak panik ketika sebuah minivan melaju tak terkendali dan menabrak kerumunan, menyebabkan 27 orang terluka, termasuk empat anak-anak.

Menurut laporan World News, dua dari korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Merseyside bahkan harus mengevakuasi empat orang tiga dewasa dan satu anak yang terjepit di bawah kendaraan. 

Kepala Dinas, Nick Searle, menyatakan 20 korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan di tempat kejadian.

Pelaku penabrakan adalah pria kulit putih berusia 53 tahun asal Inggris yang kini telah ditangkap oleh Kepolisian Merseyside.

Dalam konferensi pers, Asisten Kepala Polisi Jenny Sims menegaskan bahwa insiden ini bukan tindakan terorisme, melainkan sebuah kasus terisolasi. 

“Kami tidak mencari pelaku lain. Situasinya terkendali,” ujarnya.

Tragedi ini terjadi di tengah sorak-sorai para suporter yang tumpah ruah di jalanan, merayakan keberhasilan Liverpool merengkuh gelar liga yang terakhir kali mereka raih pada 2020 yang saat itu tidak dirayakan karena pandemi COVID-19. 

Saksi mata, Harry Rashid, menggambarkan momen mengerikan itu sebagai “kekacauan total.” 

 “Mobil abu-abu itu melaju dari sisi kanan dan langsung menabrak orang-orang. Suaranya seperti pop-pop-pop saat tubuh terpental dari kap mesin,” imbuhnya.

Upaya beberapa orang untuk menghentikan kendaraan dengan memecahkan kaca justru dibalas oleh pengemudi dengan menancap gas dan kembali menerobos massa.

Video dan foto amatir yang beredar di media sosial menunjukkan kepanikan besar dan usaha heroik warga menyelamatkan sesama.

Reaksi keras dan simpati datang dari berbagai pihak, hingga Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyampaikan dukacita sekaligus pujian untuk keberanian tim penyelamat. 

“Polisi dan layanan darurat kita menunjukkan aksi heroik luar biasa. Seluruh negeri bersama Liverpool,” tegasnya. 

Liverpool FC pun menyatakan sedang bekerja sama dengan otoritas dan mengirim doa bagi para korban.

Tak hanya itu, dukungan mengalir dari rival sekota, Everton FC, yang menyebut tragedi ini sebagai duka seluruh kota Liverpool. 

“Pikiran kami bersama seluruh korban dan keluarga yang terdampak,” tulis Everton dalam pernyataan resminya. 

Selanjutnya, Wali Kota Metro Liverpool, Steve Rotheram, menyebut hari itu sebagai hari kelam, namun yakin masyarakat Liverpool akan tetap kuat dan bersatu.

Alih-alih jadi momen kemenangan yang dikenang selamanya, parade Liverpool kini menjadi hari yang dikenang karena luka.

Di balik hingar-bingar euforia, tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan publik harus menjadi prioritas utama dalam setiap perayaan. 

Warga, fans, hingga pihak berwenang kini bersatu dalam duka, berdoa untuk kesembuhan para korban, dan berharap tak ada lagi peristiwa seperti ini di masa depan. (okta)

Editor : Riana M.
#ditabrak #tragedi #kemenangan #liverpool #parade