Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Persekama Kebobolan Lima Gol dari Persekabpas Pasuruan, Satu Gol Persekama Bikin Geleng Kepala, Begini Prosesinya

Loditya Fernandes • Rabu, 10 Januari 2024 | 02:52 WIB

 

KETAT: Pemain Persekama dan Persekabpas Pasuruan adu penguasaan bola dalam laga lanjutan 28 besar Liga 3 Jatim di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, kemarin (9/1). (PERSEKAMA FOR RADAR CARUBAN)
KETAT: Pemain Persekama dan Persekabpas Pasuruan adu penguasaan bola dalam laga lanjutan 28 besar Liga 3 Jatim di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, kemarin (9/1). (PERSEKAMA FOR RADAR CARUBAN)

BOJONEGORO, Jawa Pos Radar Caruban – Hasil mengecewakan kembali diraih Persekama. Dalam laga lanjutan babak 28 besar grup GG Liga 3 Jatim di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, kemarin (9/1), Persekama dicukur 1-5 oleh Persekabpas Pasuruan.

‘’Sebenarnya hasil ini sudah kami prediksi sejak awal,’’ ungkap Sekretaris Umum (Sekum) Persekama Ansori.

Tiga gol Persekabpas tercipta di babak pertama. Dua gol tercipta melalui tandukan Saifullah (menit ke-9) dan Yuansyah Nugraha (menit ke-39). Satu hasil konversi sepak pojok. Lainnya hasil umpan crossing sisi kiri pertahanan Persekama.

Sedangkan gol ketiga tercipta melalui tendangan menyilang Manzila Nur Faizal di menit ke-17 usai memenfaatkan kemelut di dalam kotak penilati Persekama.

Sementara dua gol Laskar Sakera lainnya tercipta dibabak kedua.

Masing-masing didapat melalui sepakan keras Nofi Atmaja (menit ke-57) dan gol kedua Manzila Nur Faizal (menit ke-67) dari luar kotak pinalti.

Gol semata wayang Persekama diperoleh melalui gol bunuh diri Alfin Mahermawan di menit ke-91. Saat injury time bek tengah Persekabpas Pasuruan itu salah antisipasi bola saat menerima sodoran mendatar pemain Persekama Ahmad Ilham Kurniawan.

Terkait hasil itu, jam tanding disebut Ansori berpengaruh. Energi dan stamina anak asuhnya terkuras. Mereka kelelahan lantaran tidak pernah bertanding saat siang hari.

Apalagi saat cuaca Bojonegoro panas. Meski kalah, setidaknya pemain Persekama yang mayoritas berusia belia itu mendapatkan pengalaman berharga.

Mereka merasakan atmosfer pertandingan lawan tim yang penah menduduki kasta tertinggi Liga Indonesia itu. Pun dengan sejumlah pemain jebolan liga 2.

‘’Ternyata sepakbola kita tertinggal dengan tim wilayah timur,’’ tuturnya. (odi)

Editor : Loditya Fernandes
#persekabpas #persekama madiun #kabupaten madiun #liga 3 jatim