E-Thithir dan Trisula Naga Antarkan Desa Nogosari, Pacitan Juara I Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional

Nur Wachid • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 09:04 WIB
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar bersama tiga pilar menerima penghargaan Juara I Lomba Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional berkat inovasi di Desa Nogosari, Pacitan. (POLRI)
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar bersama tiga pilar menerima penghargaan Juara I Lomba Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional berkat inovasi di Desa Nogosari, Pacitan. (POLRI)

PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Desa tersebut berhasil meraih Juara I Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional 2026, mengungguli ratusan desa dan wilayah lain dari seluruh Indonesia.

Prestasi Desa Nogosari menjadi istimewa karena mereka mampu menyisihkan perwakilan dari 416 kabupaten dan 98 kota di Indonesia.

Baca Juga: Sinyal Tak Terduga Muncul, Manchester United Berpeluang Dapat Keuntungan Besar

Capaian tersebut tidak lepas dari kekompakan tiga pilar desa bersama masyarakat, sekaligus keberhasilan menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Salah satu terobosan yang menjadi andalan adalah penerapan aplikasi E-Thithir dan sistem Trisula Naga.

Keduanya menjadi bagian dari upaya Desa Nogosari memperkuat pelayanan masyarakat, keamanan, sekaligus respons terhadap berbagai persoalan di tingkat desa.

Baca Juga: Black Hole (Lubang Hitam) Bukan Penyedot Kosmik, Ini Fakta yang Sebenarnya Perlu Diketahui

Aplikasi E-Thithir dilengkapi fitur geotagging dan terintegrasi dengan data kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sistem tersebut memungkinkan setiap laporan masyarakat dipetakan secara lebih akurat sehingga petugas dapat memberikan respons secara cepat dan terukur.

Tak berhenti pada pencatatan laporan, sistem tersebut juga mendorong adanya tindak lanjut hingga persoalan yang dilaporkan warga benar-benar ditangani.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan Desa Nogosari.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa inovasi di tingkat desa mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Resep Wajik Ketan Gula Merah, Camilan Tradisional yang Legit dan Manis

“Bukan hanya desa di Pacitan, desa-desa di seluruh Indonesia patut mencontoh Desa Nogosari.

Banyak perubahan yang dilakukan, terutama dalam membangun pelayanan berbasis teknologi yang memudahkan masyarakat,” tegasnya.

Meski adaptif terhadap perkembangan teknologi, kekuatan Desa Nogosari ternyata tidak hanya bertumpu pada sistem digital.

Kearifan lokal tetap menjadi fondasi dalam menjaga keamanan, ketahanan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Tawaran Fantastis Datang, Galatasaray Justru Langsung Mengambil Sikap

Pendekatan kekeluargaan, budaya gotong royong, serta kekompakan warga menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program desa.

Termasuk di dalamnya pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Perpaduan antara teknologi, sinergi tiga pilar, dan kekuatan gotong royong inilah yang mengantarkan Desa Nogosari menjadi yang terbaik dalam Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional 2026.

”Prestasi ini menjadi bukti bahwa desa mampu menghadirkan pelayanan publik yang modern tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial dan kearifan lokal yang telah mengakar di tengah masyarakat,” kata Ayub.

Editor : Nur Wachid
Sumber : jawa pos radar lawu
desa nogosari juara 1 lomba tiga pilar tingkat nasional e-thithir pacitan