Jawa Pos Radar Lawu - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk formasi Bea dan Cukai dipastikan segera dibuka pada akhir April.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebutkan bahwa tersedia sekitar 300 kuota khusus bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Rekrutmen ini difokuskan untuk mengisi posisi staf di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, terutama untuk kebutuhan operasional di lapangan.
Pemerintah menilai peran tenaga lapangan sangat penting dalam mendukung optimalisasi pengawasan dan penerimaan negara.
“Kami percepat. Kami lihat kalau bisa akhir bulan ini (April), tapi saya lihat lagi nanti bagaimana pelaksanaannya,” ujar Purbaya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (9/4/2026).
Rekrutmen Terpisah dari Seleksi Nasional CPNS
Purbaya menegaskan bahwa proses seleksi ini akan dilakukan secara terpisah dari rekrutmen CPNS nasional yang biasanya dikoordinasikan oleh Kementerian PAN-RB.
Meski terpisah, posisi yang ditawarkan tetap memiliki peran strategis. Lulusan SMA yang lolos seleksi akan ditempatkan sebagai tenaga operasional lapangan yang bertugas langsung dalam aktivitas pengawasan dan penindakan di sektor kepabeanan dan cukai.
Baca Juga: Update CPNS 2026 Terbaru: BKN Ungkap Alur Formasi dan Perkiraan Jadwal Pendaftaran Resmi
Fokus Perkuat Tenaga Lapangan
Menurut Purbaya, selama ini komposisi pegawai di Bea Cukai cenderung didominasi lulusan sarjana (S1) yang lebih banyak diarahkan ke jalur struktural atau manajerial. Akibatnya, kebutuhan tenaga lapangan masih belum optimal.
“Yang S1 kan naik jadi pimpinan. Nah di lapangan kami masih kekurangan.
Kami ingin membentuk pasukan yang kuat di lapangan, itu misinya,” jelasnya.
Langkah ini juga sejalan dengan proyeksi kebutuhan pegawai di Kementerian Keuangan.
Dalam dokumen perencanaan, kebutuhan rekrutmen diperkirakan mencapai 4.350 orang per tahun mulai 2026 hingga 2029.
Pemerintah Matangkan Kebutuhan dan Anggaran
Sementara itu, Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, menyampaikan bahwa pemerintah masih terus mematangkan berbagai aspek teknis, termasuk kebutuhan kompetensi dan kesiapan anggaran.
“Kami tidak bisa mengarang soal kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi.
Semuanya harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.
Rini juga mengisyaratkan bahwa lulusan baru (fresh graduate) berpeluang besar menjadi prioritas dalam seleksi CPNS 2026.
Baca Juga: Gaji PNS Naik, CPNS 2026 Siap Dibuka! Pemerintah Siapkan Strategi Kesejahteraan dan Rekrutmen Hybrid
Peluang Besar bagi Lulusan SMA
Dibukanya formasi khusus untuk lulusan SMA menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkarier di instansi pemerintah tanpa harus memiliki gelar sarjana.
Terlebih, posisi yang ditawarkan memiliki peran langsung dalam mendukung kinerja negara di sektor penerimaan dan pengawasan.
Selain itu, bagi pelamar dengan latar belakang pendidikan tinggi, termasuk yang memiliki IPK di bawah 3,00, pemerintah masih membuka peluang selama memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh masing-masing instansi.
Informasi resmi terkait jadwal pendaftaran, syarat, serta mekanisme seleksi CPNS Bea Cukai 2026 akan diumumkan lebih lanjut oleh pemerintah dalam waktu dekat.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani