Jawa Pos Radar Lawu - PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan layanan bagi masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung oleh Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, ke SPBU Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek pada Senin (9/3/2026) malam.
Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar serta pelayanan di titik strategis jalur mudik dapat melayani lonjakan pemudik dengan optimal.
Pastikan Distribusi BBM Tanpa Hambatan
Dalam kunjungannya, Iriawan menegaskan bahwa SPBU di jalur mudik merupakan titik vital yang harus dipastikan kesiapan operasionalnya, terutama menjelang lonjakan kendaraan pada periode mudik Lebaran.
“Saya turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada hambatan sekecil apa pun dalam distribusi.
Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. SPBU KM 57 ini adalah titik vital, sehingga ketersediaan stok dan kecepatan pelayanan menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dilakukan manajemen Pertamina guna memantau langsung kesiapan layanan energi nasional.
Fasilitas Pemudik Ikut Diperiksa
Selain memeriksa aspek teknis seperti tangki penyimpanan BBM dan area dispenser, Iriawan juga meninjau berbagai fasilitas penunjang bagi pemudik.
Beberapa fasilitas yang diperiksa antara lain:
-
Kebersihan mushola
-
Kondisi toilet
-
Ketersediaan air bersih
-
Sistem pembayaran non-tunai
-
Posko kesehatan
-
Kesiapan petugas lapangan
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan ribuan pemudik yang diperkirakan akan singgah di Rest Area KM 57 selama periode mudik.
Petugas Lapangan Diminta Prioritaskan Keselamatan
Dalam kesempatan tersebut, Iriawan juga memberikan apresiasi kepada para operator SPBU dan petugas lapangan yang akan tetap bertugas selama masa libur Idulfitri.
Ia menekankan pentingnya menjaga standar keselamatan kerja, khususnya penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
“Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci pelayanan terbaik bagi masyarakat. Namun saya tegaskan, aspek keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Pertamina Siapkan Layanan Tambahan di Jalur Mudik
Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan bahwa kehadiran jajaran manajemen di lapangan merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan sejumlah layanan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama mudik 2026.
Beberapa layanan tersebut meliputi:
-
Pertamina Delivery Service untuk layanan antar BBM
-
SPBU Kantong melalui mobil tangki tambahan
-
SPBU modular di titik strategis jalur mudik
-
Motoris BBM untuk membantu pengendara yang kehabisan bahan bakar di jalan tol
Selain itu, pemudik yang singgah di Rest Area KM 57 juga dapat memanfaatkan fasilitas Serambi MyPertamina, yakni area istirahat gratis dengan berbagai layanan bagi keluarga.
Rest Area KM 57 Jadi Titik Penting Jalur Mudik
Sebagai salah satu rest area paling ramai di jalur Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, fasilitas ini diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama periode arus mudik.
Untuk itu, Pertamina memastikan stok BBM di lokasi tersebut berada dalam kondisi aman serta siap melayani kebutuhan masyarakat yang melintas di jalur Tol Jakarta–Cikampek.
Pertamina juga menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menjalankan transformasi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan, termasuk mendukung target Net Zero Emission 2060 serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini operasional perusahaan.(*)
*Nizaria, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani