Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Sehari Tolitoli Diguncang Gempa 9 Kali, Getaran Paling Kuat M 5,6 Picu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

AA Arsyadani • Selasa, 3 Maret 2026 | 13:28 WIB

 

Photo
Photo

Jawa Pos Radar Madiun - Masyarakat di Tolitoli, Sulawesi Tengah, dikejutkan oleh aktivitas gempa yang terjadi bertubi-tubi dalam sehari, Sabtu (28/2/2026).

Berdasarkan catatan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sedikitnya sembilan kali gempa bumi mengguncang wilayah tersebut.

Guncangan terkuat mencapai Magnitudo 5,6 dan terjadi pada pukul 14.52 Wita. Getaran kuat itu memicu kepanikan warga, terutama di pusat kota Tolitoli dan wilayah sekitar.

Episenter di Darat, Kedalaman Dangkal 10 Kilometer

BMKG menjelaskan pusat gempa berada di darat, sekitar 46 kilometer arah timur laut Tolitoli dengan kedalaman hanya 10 kilometer. Kedalaman yang tergolong dangkal inilah yang membuat guncangan terasa kuat.

Hasil analisis menunjukkan episenter berada pada koordinat 1,24 LS dan 120,95 BT. Secara administratif, titik tersebut berada di kawasan perbukitan Kecamatan Dakopamean, mengarah ke sekitar Desa Galumpang, Desa Kapas, dan Desa Lingadan.

Guncangan dirasakan pada skala IV MMI di Tolitoli dan Kabupaten Buol. Wilayah lain seperti Pohuwato turut merasakan getaran pada skala II–III MMI.

Karena lokasinya berada di jalur trans penghubung Tolitoli–Buol, getaran juga terasa nyata di Kecamatan Galang serta Desa Lakea di Buol.

Rentetan Gempa Susulan Hingga Malam

Setelah gempa utama M 5,6, rangkaian gempa susulan terus terjadi hingga malam hari.

Tercatat gempa susulan berkekuatan M 4,2 pada pukul 18.12 Wita, M 4,0 pada pukul 20.39 Wita, dan M 3,6 pada pukul 23.11 Wita.

Total dalam satu hari tercatat sembilan gempa yang cukup signifikan.

Warga Berhamburan, BPBD Siaga Penuh

Kepanikan sempat terjadi saat gempa utama mengguncang pada siang hari. Warga berlarian keluar rumah dan perkantoran untuk menyelamatkan diri.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tolitoli (BPBD) langsung mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap potensi kerusakan bangunan akibat guncangan berulang.

“Kami mengimbau kepada warga Tolitoli untuk tidak panik, tetap waspada. Kami BPBD akan berupaya maksimal, siap siaga jika terjadi bencana, sdm dan peralatan siaga 24 jam,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tolitoli, Abdullah Haruna, Minggu (01/03/2026).

Ia menegaskan, pihaknya telah menyiagakan seluruh personel dan peralatan evakuasi untuk mengantisipasi dampak lanjutan seperti banjir atau tanah longsor akibat getaran berulang.

"Kami menyiagakan personel dan alat untuk melakukan evakuasi serta penanganan jika terjadi dampak bencana seperti banjir, tanah longsor, maupun jenis musibah lainnya akibat guncangan ini," tegas Abdullah Haruna.

BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Stasiun Geofisika memastikan bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, warga diminta tetap berhati-hati, terutama jika menemukan retakan pada bangunan.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terpengaruh isu hoaks yang beredar di media sosial dan hanya merujuk pada informasi resmi dari BMKG maupun BPBD.

Dengan aktivitas seismik yang masih berlangsung, kewaspadaan tetap menjadi kunci agar potensi risiko dapat diminimalkan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#gempa sulawesi #BPBD Tolitoli #Gempa Tolitoli hari ini