Jawa Pos Radar Lawu – Kabar membanggakan datang dari keluarga pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.
Putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea, resmi mengemban tugas negara yang sangat strategis.
Frank dilantik sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dalam upacara khidmat di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Kamis pekan lalu
Pelantikan ini menempatkan Frank dalam jajaran pakar yang akan memberikan masukan krusial bagi pertahanan negara, bersama tokoh lain seperti Sabrang (Noe Letto).
Baca Juga: Kuliner Khas Cirebon Jadi Buruan Wisatawan, Kaya Rasa dan Menggugah Selera
Profil Frank Hutapea Anak Hotman Paris
Meski menyandang nama besar "Hutapea", Frank dikenal meniti karier secara mandiri sebagai pengacara profesional.
Rekam jejak akademisnya pun mentereng. Ia memiliki gelar ganda dari universitas dalam dan luar negeri:
-
Bachelor of Laws (LL.B.): University of Kent, Inggris (2009–2012), dengan fokus hukum bisnis (Banking, Corporate, Finance).
-
Sarjana Hukum: Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (2010–2013).
Beda Gaya dengan Sang Ayah
Jika Hotman Paris dikenal flamboyan dan eksentrik, Frank justru sebaliknya.
Ia dikenal sebagai sosok yang sangat menjaga privasi (low profile) dan jarang mengumbar kehidupan pribadi di media sosial, meski memiliki ratusan ribu pengikut.
Satu-satunya kemiripan hobi dengan sang ayah hanyalah kecintaannya pada dunia otomotif dan koleksi mobil mewah.
Baca Juga: Resep Sagu Keju Lumer dan Harum Pandan! Rahasia Tekstur Renyah Anti Gagal untuk Stok Lebaran 2026
Apa Tugas Dewan Pertahanan Nasional?
Posisi yang diemban Frank bukan jabatan sembarangan.
Dewan Pertahanan Nasional (DPN) adalah lembaga nonstruktural yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI, dengan Menteri Pertahanan sebagai Ketua Harian.
Tugas strategis Frank dan tim meliputi:
-
Memberikan pertimbangan kebijakan strategis soal kedaulatan dan keselamatan bangsa.
-
Menyusun kebijakan mobilisasi komponen pertahanan.
-
Menilai risiko ancaman negara. (naz)