Jawa Pos Radar Lawu – Tak hanya seru, persaingan Liga Pegadaian Championship (dulu Liga 2) musim 2025/2026 juga menguras fisik dan mental para pemain.
Operator kompetisi diketahui menerapkan format anyar dengan sistem tiga putaran.
Hal ini membuat total laga yang harus dilakoni setiap klub membengkak menjadi 27 pertandingan di fase reguler.
Perubahan drastis ini memunculkan satu pertanyaan besar di kalangan suporter, bagaimana penentuan laga kandang (home) dan tandang (away) pada putaran ketiga nanti?
Ternyata, performa di putaran pertama dan kedua sangat menentukan nasib tim di putaran pamungkas.
Misteri Putaran Ketiga Terjawab: Posisi Klasemen Menentukan Nasib!
Dalam regulasi terbaru, jadwal putaran ketiga tidak disusun secara acak sejak awal musim.
Jadwal baru akan dikunci setelah seluruh tim menuntaskan 18 pertandingan (putaran 1 dan 2).
Kuncinya ada di Klasemen Akhir Putaran Kedua. Tim yang mampu finis di papan atas akan mendapatkan keuntungan alias privilege yang signifikan.
Berikut skemanya:
Peringkat 1 s/d 5: Mendapat keuntungan 5 kali laga kandang (Home) dan 4 kali tandang (Away).
Peringkat 6 s/d 10: Harus rela melakoni 4 kali laga kandang dan 5 kali tandang (Away).
Lawan yang dihadapi pun sudah diatur melalui sistem draft berdasarkan peringkat, sehingga setiap klub akan menghadapi tingkat kesulitan yang relatif berimbang namun tetap kompetitif.
Bursa Transfer Paruh Musim Dibuka
Di tengah sengitnya kompetisi yang memasuki pekan ke-15, bursa transfer paruh musim resmi dibuka mulai 10 Januari hingga 6 Februari 2026.
Momen ini menjadi kesempatan emas bagi klub-klub untuk menambal skuad demi mengejar posisi 5 besar agar mendapatkan keuntungan laga kandang di putaran ketiga nanti.
Jalur Neraka Promosi dan Degradasi
Format kompetisi musim ini benar-benar tidak memberi ruang untuk bernapas lega. Setelah 27 laga usai, berikut nasib klub berdasarkan posisi akhirnya:
Jalur Promosi ke BRI Super League:
Juara Grup: Langsung lolos ke Grand Final dan otomatis promosi ke Super league.
Runner-up Grup: Masuk babak Play-off perebutan peringkat ketiga untuk memperebutkan satu tiket sisa promosi.
Zona Degradasi ke Liga Nusantara (dulu Liga 3):
Peringkat 9: Harus menjalani laga Play-off hidup mati untuk bertahan.
Peringkat 10 (Juru Kunci): Langsung otomatis degradasi ke Liga Nusantara musim depan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani