:
Jawa Pos Radar Lawu - Menjelang akhir November 2025, banyak keluarga penerima manfaat di berbagai daerah menanyakan alasan BPNT belum juga masuk ke rekening KKS, baik kartu lama maupun kartu baru.
Kondisi ini bukan hanya terjadi pada beberapa wilayah, melainkan dialami secara nasional karena masih adanya proses administratif yang belum rampung.
Supervisor SIKS-NG di sejumlah kabupaten/kota memberikan penjelasan resmi untuk meredakan keresahan masyarakat.
1. Penyebab BPNT Oktober–Desember Belum Cair: Status Masih “Belum SPM”
Berdasarkan data terbaru yang dilansir dari kanal You Tube Cek Bansos, BPNT periode Oktober–Desember masih berada pada tahapan Belum SPM di Sistem SIKS-NG.
Status “Belum SPM” berarti Surat Perintah Membayar (SPM) dari Kementerian Sosial belum diterbitkan ke bank penyalur, sehingga:
• dana belum dapat diproses oleh Himbara,
• KKS lama dan KKS baru sama-sama belum dapat menerima saldo,
• seluruh daerah mengalami situasi serupa, tanpa ada pengecualian.
Penerbitan SPM adalah langkah wajib sebelum bantuan masuk dalam tahap Standing Instruction (SI).
Selama dua proses ini belum selesai, bank penyalur tidak memiliki dasar hukum untuk menyalurkan dana ke rekening.
Supervisor SIKS-NG menegaskan bahwa KPM yang masih aktif dan tidak ter-exclude tetap menjadi penerima BPNT meskipun saat ini masih dalam tahap menunggu instruksi pencairan.
2. Masuk Desil 1–4 Tapi Tidak Dapat BLT Kesra? Ini Penyebabnya
Meski berada di kelompok Desil 1–4, ternyata tidak semua warga otomatis menerima BLT Kesra Rp900.000. Ada dua alasan utama yang membuat seseorang tidak terdaftar sebagai penerima:
a. Status Bansos Ter-Exclude
Jika KPM sebelumnya dinonaktifkan dari bansos reguler seperti PKH atau BPNT, maka BLT Kesra juga ikut terhenti.
Proses exclude bisa terjadi akibat:
• pembaruan data yang menunjukkan peningkatan ekonomi,
• ketidaksesuaian data kependudukan,
• hasil evaluasi yang menyatakan tidak lagi memenuhi syarat.
b. Tidak Lolos Verifikasi dan Validasi Kelurahan
Untuk penerima non-bansos, tidak semua otomatis mendapatkan BLT Kesra.
Kelurahan tetap melakukan verifikasi dan validasi (verval) untuk memastikan apakah calon penerima benar-benar layak.
Bila hasil verval menyatakan tidak sesuai kategori miskin ekstrem, maka bantuan tidak dapat diberikan.
3. Daftar Bansos yang Masih Disalurkan Hingga Hari Ini
Sementara BPNT masih menunggu penyelesaian administrasi pusat, sejumlah bantuan lainnya justru sudah berjalan dan sedang dalam proses penyaluran.
• Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Bantuan pangan tambahan ini didistribusikan secara bertahap ke penerima manfaat di berbagai wilayah. Warga yang telah mendapat undangan dapat mengambil bantuan sesuai jadwal dan titik distribusi.
• BLT Kesra Rp900.000
Bantuan tunai kesejahteraan ini mulai cair melalui PT Pos Indonesia dan sejumlah titik komunitas.
Minggu ini menjadi target akhir penyaluran bulan November, sehingga banyak daerah mempercepat distribusi agar tepat waktu.
Keterlambatan BPNT bukan disebabkan oleh kesalahan daerah atau bank penyalur, melainkan karena proses administratif di tingkat pusat yang masih berjalan.(rafli-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid