Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Aksi Nekat Bakar Lahan di Salo Timur Berakhir di Tangan Polisi

Nur Wachid • Kamis, 27 November 2025 | 21:15 WIB

Tim gabungan sigap jinakkan api di lahan Salo Timur, Kampar—kebakaran berhasil diredam sebelum meluas, Selasa (25/11/2025). (BPBD Kampar/Riaupos.co)
Tim gabungan sigap jinakkan api di lahan Salo Timur, Kampar—kebakaran berhasil diredam sebelum meluas, Selasa (25/11/2025). (BPBD Kampar/Riaupos.co)

Jawa Pos Radar Lawu - Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, kembali menjadi sorotan publik setelah insiden kebakaran lahan yang terjadi pada Selasa pagi (25/11/2025) kemarin.

Kejadian ini memicu respons cepat dari tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Berkat koordinasi yang solid, api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke pemukiman warga.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.38 WIB, dengan titik koordinat berada di wilayah yang cukup dekat dengan lahan produktif warga.

Tim Satgas yang telah bersiaga sejak dini langsung menuju lokasi begitu menerima laporan visual dari drone pemantau.

Dalam waktu kurang dari dua jam, api berhasil dikendalikan, meskipun sempat menyebar ke area semak belukar yang kering akibat musim kemarau panjang.

Pelaku Diamankan di Lokasi

Tak lama setelah api berhasil dipadamkan, aparat kepolisian dari Polres Kampar mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pembakaran.

Ia ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, dengan barang bukti berupa korek api dan sisa bahan bakar yang diduga digunakan untuk memicu api.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku membakar lahan untuk membuka area tanam baru, tanpa mempertimbangkan risiko lingkungan dan hukum.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Daerah terkait larangan pembakaran lahan. Saat ini, pelaku telah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dampak Lingkungan dan Respons Warga

Kebakaran tersebut sempat menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu aktivitas warga sekitar. Beberapa petani terpaksa menghentikan kegiatan mereka karena jarak pandang yang terbatas.

Selain itu, sejumlah tanaman produktif seperti kelapa sawit dan pisang mengalami kerusakan ringan akibat suhu tinggi di sekitar lokasi kebakaran.

Warga Desa Salo Timur menyampaikan apresiasi atas gerak cepat tim gabungan yang berhasil mencegah kebakaran meluas.

Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang, dan meminta pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan secara ilegal.

Upaya Pencegahan dan Edukasi

Pemerintah Kabupaten Kampar bersama BPBD setempat telah merancang program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan.

Program ini mencakup pelatihan teknik pembukaan lahan tanpa api, penggunaan alat berat ramah lingkungan, serta penyuluhan hukum terkait sanksi pembakaran.

Selain itu, teknologi pemantauan berbasis drone dan satelit akan terus digunakan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Sistem ini telah terbukti efektif dalam mengidentifikasi titik api dan mempercepat respons tim pemadam.

Dukungan dari Pemerintah Provinsi

Pemerintah Provinsi Riau turut memberikan dukungan dalam bentuk logistik dan personel tambahan. Gubernur Riau menyampaikan bahwa penanganan kebakaran lahan harus menjadi prioritas lintas sektor, mengingat dampaknya terhadap kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga kelestarian alam.

Evaluasi dan Langkah Lanjutan

Setelah insiden ini, BPBD Kampar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem tanggap darurat yang telah diterapkan.

Tujuannya adalah untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dan meningkatkan kapasitas personel di lapangan.

Selain itu, akan dilakukan pemetaan ulang terhadap wilayah rawan kebakaran, agar penanganan ke depan lebih terfokus dan efisien.

Pihak kepolisian juga akan memperluas penyelidikan untuk memastikan apakah pelaku bertindak sendiri atau bagian dari jaringan pembukaan lahan ilegal. Jika ditemukan keterlibatan pihak lain, proses hukum akan diperluas sesuai dengan bukti yang ada.

Kesadaran Publik Jadi Kunci

Kejadian di Salo Timur menjadi pengingat bahwa kesadaran publik terhadap bahaya kebakaran lahan masih perlu ditingkatkan. Meski aturan sudah jelas, praktik pembakaran masih terjadi karena alasan ekonomi dan minimnya edukasi.

Oleh karena itu, pendekatan berbasis komunitas dan pemberdayaan lokal menjadi strategi penting dalam mencegah kejadian serupa.

Dengan dukungan teknologi, regulasi yang tegas, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kabupaten Kampar dan wilayah lainnya di Riau dapat terbebas dari ancaman kebakaran lahan yang berulang setiap tahun. (husnul-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#Salo Timut #lahan