Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Antusiasme Gen Z Meledak, 62 Ribu Peserta Lolos Program Magang Batch 2 Kemenaker 2025

Nur Wachid • Kamis, 27 November 2025 | 02:23 WIB
Pembukaan program magang kemnaker dihadiri para peserta di Plaza Kemnaker Jakarta Selatan
Pembukaan program magang kemnaker dihadiri para peserta di Plaza Kemnaker Jakarta Selatan

Jawa Pos Radar Lawu - Antusiasme generasi muda, khususnya Gen Z, kembali terlihat dalam penyelenggaraan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch ke-2 yang resmi dibuka di Plaza Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Rabu, 26 November 2025.

Program ini mencatat capaian besar: 62.704 peserta dinyatakan lolos dan siap mengikuti pemagangan di berbagai instansi pemerintah dan lembaga mitra.

Lonjakan minat ini menjadi sinyal kuat bahwa Gen Z semakin sadar akan pentingnya kompetensi dan pengalaman kerja sebelum benar-benar terjun ke dunia industri.

Acara pembukaan diawali dengan laporan dari Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan, Prof. Anwar Sanusi Ph.D.

Ia menegaskan bahwa pemagangan menjadi jembatan efektif untuk meningkatkan daya saing lulusan baru.

“Program ini diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman kerja, dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan perguruan tinggi agar mampu bersaing di dunia kerja yang dinamis,” tuturnya.

Prof. Anwar juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam paket stimulus ekonomi kuartal IV 2025.

Tujuannya jelas: mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi agar segera memperoleh pengalaman kerja nyata.

“Kita ingin memastikan bahwa kompetensi tidak hanya dipelajari, tetapi benar-benar dipraktikkan di lingkungan kerja nyata,” tegasnya.

Tingginya antusiasme Gen Z terlihat sejak masa pendaftaran, yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 11 November 2025.

Data resmi menunjukkan 4.669 perusahaan terdaftar sebagai mitra dan mengusulkan lebih dari 42 ribu kuota pemagangan.

Untuk Batch 2, sebanyak 47 instansi pemerintah dan lebih dari 2.500 satuan kerja terlibat sebagai penyelenggara.

Setelah melalui proses seleksi pada 12–20 November, lebih dari 62 ribu peserta akhirnya lolos.
Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli Ph.D., menyampaikan bahwa minat besar dari Gen Z mencerminkan perubahan pola pikir lulusan perguruan tinggi yang kini lebih proaktif mempersiapkan diri.

Yassierli menjelaskan bahwa peserta akan mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja, mempraktikkan ilmu kampus, sekaligus mengembangkan soft skill.

Program ini juga dilengkapi uang saku, yang sebagian besar telah cair untuk Batch 1 dan terus disalurkan setelah proses verifikasi kehadiran oleh mentor masing-masing.

Tak hanya bermanfaat bagi peserta, perusahaan dan instansi penyelenggara juga memperoleh keuntungan.

Peserta magang dapat menjadi tenaga pendukung dan bahkan berpotensi direkrut sebagai karyawan, meski tidak menjadi kewajiban.

Menaker turut mengingatkan peserta untuk memegang prinsip STAR: Santun, Tangguh, Adaptif, dan Respect sebagai bekal selama enam bulan menjalani pemagangan. Di sisi lain, mentor diharapkan turut mengawal perkembangan peserta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menambahkan bahwa magang bukan hanya soal pengalaman kerja, tetapi juga kesempatan untuk membangun jejaring profesional, mengasah kreativitas, dan menjaga nama baik diri serta perguruan tinggi.

Ia memastikan bahwa program ini akan terus dievaluasi dan berpotensi diperluas pada 2026 dengan jumlah mitra yang lebih besar.

Tingginya jumlah peserta yang diterima menjadi bukti nyata bahwa Gen Z semakin siap menghadapi dunia kerja.

Program magang nasional ini pun diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas dan ketangguhan SDM Indonesia di era transformasi ekonomi dan teknologi.(rafl-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#program magang #peserta magang #kemnaker #Gen Z