Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kecelakaan Tragis di Kalijambe: Saat Sopir Lelah dan Pengawasan Jalan Jadi Taruhan Nyawa

Nur Wachid • Jumat, 14 November 2025 | 20:45 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kalijambe
Kecelakaan di Jalan Raya Kalijambe

Jawa Pos Radar Lawu - Kecelakaan serius terjadi Selasa pagi (11 November 2025) di Jalan Raya Kalijambe, Kabupaten Purworejo.

Truk tangki yang membawa solar dari arah Magelang dilaporkan kehilangan kendali dan menabrak dua kendaraan pribadi di depan pasar setempat.

Dalam insiden tersebut, sopir truk dinyatakan meninggal dunia, sementara lalu-lintas lumpuh beberapa jam karena evakuasi dan penanganan tumpahan solar di lokasi.

Kronologi Singkat

Baca Juga: 7 Penginapan Eksotis di Raja Ampat Surga Laut Papua dengan Pemandangan Menakjubkan untuk Liburan Tak Terlupakan

1. Truk tangki melaju dari arah Magelang menuju Purworejo dengan muatan solar.

2. Sesampainya di depan Pasar Kalijambe, truk oleng lalu menabrak mobil Avanza dan Suzuki Carry yang sedang parkir atau melintas.

3. Tabrakan menimbulkan kerusakan parah pada kendaraan dan ruko di sekitar pasar, serta menimbulkan kebocoran solar yang memaksa evakuasi dan penutupan jalan.

Isu yang Mencuat

Insiden ini memunculkan dua fokus utama pengawasan:

1. Angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) Muatan solar termasuk kategori berisiko tinggi. Kondisi kendaraan, jalur lintas, dan prosedur pengawalan menjadi sorotan karena kecelakaan tersebut terjadi di jalur menanjak dengan kontur sempit.

2. Kesejahteraan dan Kondisi Sopir Angkutan Berat Durasi kerja, kondisi fisik, dan kelelahan sopir merupakan faktor penting dalam keselamatan transportasi.

Kecelakaan ini dianggap sebagai tanda bahwa perhatian pada kondisi manusia pengoperasi angkutan berat perlu ditingkatkan.

Langkah Tak Terelakkan

Pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, kepolisian, dan perusahaan pengangkut BBM diminta untuk meninjau ulang:

1. Jalur-jalur risiko tinggi seperti Kalijambe agar dilengkapi dengan rambu peringatan, jalur evakuasi, dan pemantauan rutin.

2. Standar keamanan kendaraan pengangkut muatan berbahaya termasuk rem, muatan, dan pengemudi agar sesuai aturan.

3. Program istirahat dan pemeriksaan kesehatan bagi sopir angkutan berat agar kelelahan atau kondisi buruk tidak menjadi faktor risiko.

4. Sistem pengawalan logistik yang muatannya kritikal, sehingga tidak hanya pengemudi yang bertanggung-jawab, tetapi juga manajemen dan regulasi. (ones-mg-PNM/kid)

Editor : Nur Wachid
#Jalan Raya Kalijambe #Kecelakaan serius