Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral! MC Malaysia Salah Sebut Prabowo Jadi Jokowi di KTT ASEAN, RTM Minta Maaf Resmi

Nur Wachid • Senin, 27 Oktober 2025 | 20:55 WIB
KTT ASEAN
KTT ASEAN

Jawa Pos Radar Lawu - Insiden mengejutkan terjadi di ajang KTT ASEAN ketika seorang MC Malaysia secara tidak sengaja salah sebut nama Presiden Indonesia.

Dalam siaran langsung, pembawa acara itu memanggil Prabowo dengan nama Jokowi, yang langsung memicu reaksi publik luas.

Kesalahan tersebut dengan cepat viral di berbagai platform media sosial dan menimbulkan sorotan diplomatik antarnegara.

Tak lama kemudian, pihak RTM pun mengeluarkan pernyataan resmi dan minta maaf resmi atas kekeliruan penyebutan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di kawasan Asia Tenggara karena melibatkan dua tokoh penting Indonesia.

Ringkasan Utama

Seorang pembawa acara di stasiun penyiaran milik pemerintah Malaysia, Radio Televisyen Malaysia (RTM), salah menyebut Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai Joko Widodo saat acara pembukaan KTT Ke 47 ASEAN di Kuala Lumpur. ‎

Pihak RTM kemudian mengeluarkan permohonan maaf resmi kepada Pemerintah Indonesia.

Detil Kejadian

Baca Juga: 5 Tempat Makan di Jember dengan View Alam Paling Menenangkan 2025, Cocok untuk Healing dan Nongkrong Santai

Kejadian berlangsung saat sesi penyambutan para pemimpin negara hadir di KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur.

Saat giliran Indonesia disebut, komentator RTM menyapa dengan menyebut “Presiden Indonesia Joko Widodo”, padahal yang hadir adalah Prabowo Subianto.

RTM melalui Departemen Penyiaran Malaysia menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan internal, memang terjadi kesalahan penyebutan oleh komentator.

Tanggapan dan Permohonan Maaf

RTM menyatakan bahwa mereka memandang kejadian tersebut dengan serius, telah mengambil tindakan sesuai, dan akan memperkuat pengawasan editorial serta pemeriksaan fakta agar tidak terulang.

Mereka menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Indonesia.

Implikasi dan Reaksi Publik

Meski insiden ini relatif kecil dalam skala diplomasi besar, namun menarik perhatian karena melibatkan media nasional dua negara sahabat dan acara regional penting.

Warganet di Indonesia dan Malaysia memantau dan membahas kesalahan tersebut sebagai contoh kurangnya ketelitian dalam acara kenegaraan berskala internasional.

Hubungan bilateral Indonesia–Malaysia tidak dilaporkan terganggu secara langsung oleh insiden ini, dan Pemerintah Indonesia menyikapi dengan tenang.

Kejadian salah sebut nama di tengah KTT ASEAN ini menegaskan bahwa detail seperti nama dan jabatan pemimpin negara harus dijaga dengan sangat teliti dalam penyiaran dan acara diplomatik.

Kesalahan, meskipun cepat diperbaiki melalui permohonan maaf resmi, tetap menyita perhatian publik dan media.

Lembaga penyiaran seperti RTM diharapkan memperkuat proses verifikasi dan pengawasan editorial agar profesionalisme terjaga. (ghiska-mg/pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#ktt asean #RTM #MC Malaysia #salah sebut nama Presiden Indonesia #jokowi #minta maaf resmi #prabowo