Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Tagar #BoikotTrans7, Ada Apa Sebenarnya?

Muhammad Aditya Pangestu • Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:51 WIB
Viral Tagar #BoikotTrans7, Ada Apa Sebenarnya? (Dok.Istimewa)
Viral Tagar #BoikotTrans7, Ada Apa Sebenarnya? (Dok.Istimewa)

Jawa Pos Radar Lawu - Tagar #BoikotTrans7 mendadak ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di kalangan santri dan masyarakat pesantren.

Gelombang protes ini muncul setelah Trans7 menayangkan salah satu episode program XPOSE dengan judul yang dianggap provokatif:

“Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”

Cuplikan tayangan tersebut tersebar luas di TikTok dan Instagram, memicu kemarahan publik.

Banyak pihak menilai konten tersebut telah melecehkan martabat kiai, santri, dan institusi pondok pesantren. 

Tayangan yang awalnya diduga sebagai bentuk kritik sosial justru dinilai menyudutkan kehidupan santri dan pesantren melalui narasi yang tidak berimbang serta berpotensi menimbulkan salah persepsi.

Dinilai Tak Berimbang dan Mengandung Unsur SARA

Publik menilai penyajian tayangan tersebut terlalu menyinggung ranah keagamaan. Beberapa poin keberatan yang muncul antara lain:

Narasi dianggap merendahkan martabat tokoh agama dan santri.

Isi tayangan menimbulkan stereotip negatif terhadap dunia pesantren.

Konten tidak berimbang, karena menyoroti kehidupan pesantren secara sepihak dan tanpa konfirmasi langsung dari pihak terkait.

Isu ini menjadi sensitif karena sejak beberapa waktu terakhir, media sosial kerap memunculkan pemberitaan yang “menggoreng” isu santri atau pondok pesantren tanpa dasar yang jelas.

Gelombang Protes di Media Sosial

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS Golongan Berapa Saja? Ini Rincian Besaran Honor ASN Terbaru Oktober 2025!

Reaksi keras pun bermunculan. Tagar #BoikotTrans7 menjadi trending di berbagai platform, disertai unggahan protes dari kalangan santri dan alumni pesantren.

Salah satu unggahan viral di Facebook berbunyi:

“Santri mana yang tidak sakit hati dengan narasi hoax segede ini lewat TV nasional Trans7.”

Sementara di Instagram, akun “Santri Melawan” mengunggah video dengan tulisan tegas, “BOIKOT!!! Trans7 yang telah menghina kiai dan santri.”

Desakan Permintaan Maaf dan Klarifikasi

Para kiai, ustaz, serta komunitas pesantren meminta agar Trans7 bertanggung jawab dan memberikan klarifikasi resmi.

Mereka menuntut permintaan maaf terbuka serta adanya etika media dalam mengangkat tema keagamaan.

Di sisi lain, sebagian masyarakat menilai bahwa program semacam XPOSE bisa menjadi kritik sosial yang sah, asalkan disampaikan secara proporsional dan menghormati nilai-nilai agama.

Hingga kini, pihak Trans7 belum memberikan klarifikasi resmi mengenai maksud dan tujuan tayangan tersebut.

Publik masih menunggu langkah konkret dari pihak stasiun televisi untuk meredam polemik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat pesantren. (*)

Editor : Riana M.
#provokatif #trans7 #boikot #Tayangan #protes #Xpose #tagar #santri