Jawa Pos Radar Lawu - Kabar baik kembali datang untuk keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah pusat memastikan bahwa di bulan Oktober 2025 ini, tidak hanya bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang akan dicairkan.
Setidaknya ada enam jenis bantuan sosial (bansos) yang disiapkan dan siap dinikmati masyarakat, mencakup sektor pendidikan, pangan, hingga peralihan mekanisme penyaluran agar lebih efektif. Program yang akan disalurkan antara lain yaitu:
Bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Bantuan ini ditujukan bagi siswa SD, SMP, hingga SMA yang berasal dari keluarga penerima manfaat.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap menyesuaikan hasil validasi yang telah berlangsung sejak Agustus lalu.
Harapannya, dana tersebut bisa menunjang kebutuhan sekolah sehingga anak-anak tidak terhambat dalam kegiatan belajar.
Perluasan BPNT tahap 3.
Kali ini sasaran penerimanya diperluas, terutama bagi masyarakat kategori miskin ekstrem di desil 1 dan 2 yang sebelumnya belum pernah menerima BPNT maupun program bantuan lain.
Dengan tambahan kuota ini, pemerintah berharap semakin banyak keluarga bisa mendapatkan jaring pengaman sosial.
Perluasan PKH tahap 3.
Program ini menyasar keluarga penerima BPNT yang memenuhi kriteria tertentu, seperti memiliki ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas, atau lansia.
Melalui PKH, pemerintah ingin memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan agar tetap memiliki akses pada layanan dasar.
Bantuan beras sebanyak 20Kg
Badan Pangan Nasional bersama Bulog akan memulai penyaluran pada Oktober, dengan prioritas awal wilayah timur Indonesia, termasuk Papua, NTT, dan NTB.
Skema ini diharapkan bisa menekan beban pengeluaran rumah tangga yang kian terdampak oleh fluktuasi harga beras di pasaran.
Minyak goreng 4 liter
Bantuan ini sekaligus mencakup periode Oktober dan November 2025. Kehadiran minyak goreng dalam paket bansos diyakini bisa membantu meringankan biaya kebutuhan dapur sehari-hari.
Peralihan mekanisme penyaluran dari PT Pos ke bank-bank Himbara
Dengan sistem baru ini, bansos tidak lagi diambil secara manual, melainkan langsung masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima.
Aktivasi kartu baru memakan waktu tiga hari hingga satu pekan, namun setelah aktif, dana bisa segera digunakan.
Dengan enam program yang berjalan bersamaan, Oktober 2025 menjadi bulan penting bagi KPM. Pemerintah mengimbau masyarakat selalu memantau informasi resmi dari Kemensos maupun perangkat desa agar tidak terlewat dalam pencairan bantuan.(rafli-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid