Jawa Pos Radar Lawu - Presiden Prabowo Subianto resmi meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 pada 30 Juni 2025 lalu.
Lewat regulasi tersebut, pemerintah memperbarui arah pembangunan nasional dengan menetapkan 83 kegiatan prioritas utama.
Termasuk delapan Program Hasil Terbaik Cepat yang menjadi motor percepatan pembangunan pada tahun pertama RPJMN 2025–2029 dan tahapan awal RPJPN 2025–2045.
8 Program Prioritas Prabowo 2025
1. Makan Bergizi dan Susu Gratis
Pemberian makanan bergizi dan susu gratis bagi siswa sekolah, santri pesantren, balita, dan ibu hamil untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.
2. Layanan Kesehatan Gratis
Pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, penuntasan TBC, serta pembangunan rumah sakit lengkap di setiap kabupaten demi pemerataan akses kesehatan.
3. Lumbung Pangan Nasional
Pencetakan lahan baru, pembangunan lumbung pangan di tingkat desa hingga nasional, serta program ketahanan pangan jangka panjang.
4. Sekolah Unggul di Tiap Kabupaten
Pendirian sekolah unggulan terintegrasi di seluruh kabupaten serta renovasi sekolah tidak layak untuk pemerataan pendidikan.
5. Kartu Kesejahteraan dan Kartu Usaha
Perluasan jangkauan kartu kesejahteraan sosial dan kartu usaha untuk menekan kemiskinan absolut dan memperkuat daya saing UMKM.
6. Kenaikan Gaji ASN, TNI, Polri, dan Pejabat Negara
Gaji guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, aparatur sipil negara, serta TNI/Polri resmi dinaikkan demi peningkatan kesejahteraan aparatur negara.
7. Infrastruktur Desa dan Perumahan Murah
Pembangunan infrastruktur desa, penyaluran BLT, dan penyediaan rumah murah bersanitasi untuk masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk milenial dan Gen Z.
8. Pendirian Badan Penerimaan Negara (BPN)
Badan baru ini ditargetkan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap PDB hingga 23% sebagai upaya memperkuat ketahanan fiskal nasional
Melalui Perpres 79/2025, pemerintah menegaskan pentingnya keberlanjutan pembangunan secara akseleratif. Diharapkan, delapan program hasil cepat ini dapat memberikan output signifikan yang langsung dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi fondasi bagi target besar Indonesia Emas 2045.(hisam-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid