Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Heboh Isu Prabowo Dikabarkan Copot Gibran Diganti Puan Maharani, Begini Fakta Sebenarnya!

Sukma Maharani Putri • Kamis, 11 September 2025 | 18:00 WIB

 

ILUSTRASI: Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
ILUSTRASI: Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Jawa Pos Radar Lawu – Isu politik panas kembali mencuri perhatian publik.

Sebuah video di YouTube mengklaim Presiden Prabowo Subianto telah resmi mencopot Gibran Rakabuming Raka dari kursi wakil presiden (wapres) dan akan menggantikannya dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Bahkan, narasi dalam video tersebut menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), sampai pingsan setelah mendengar kabar itu.

Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut terbukti tidak benar alias hoaks.

Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun dokumen hukum yang menyatakan pencopotan Gibran sebagai wapres.

Klaim Pencopotan Gibran Ternyata Hoaks

Memang, sempat ada desakan dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI agar Presiden Prabowo mengevaluasi posisi Gibran. Namun, evaluasi bukan berarti pencopotan.

Faktanya, konstitusi tidak memungkinkan presiden mencopot wakil presiden secara sepihak.

Konstitusi Tidak Memungkinkan Presiden Copot Wapres Seenaknya

Berdasarkan UUD 1945 Pasal 7A dan 7B, wakil presiden hanya bisa diberhentikan jika terbukti melakukan pelanggaran hukum berat, seperti:

Proses pemberhentian tidaklah sederhana.

DPR harus mengajukan usulan pemakzulan terlebih dahulu, kemudian Mahkamah Konstitusi memutuskan sah atau tidaknya alasan pemberhentian.

Pakar hukum tata negara, Prof. Jimly Asshiddiqie, menegaskan bahwa amandemen UUD 1945 pasca-Reformasi memang dirancang agar sistem presidensial lebih kuat dan tidak mudah digoyang oleh isu politik maupun pemakzulan ilegal.

Baca Juga: Longsor dan Banjir Terjang Gianyar Bali, Dua Lansia Tewas Tertimpa Tembok Rumah saat Tidur, Puluhan Warga Mengungsi

Respons Pemerintah

Menanggapi isu yang viral, Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mendengar semua masukan dari berbagai pihak, termasuk Forum Purnawirawan TNI.

Namun, ia menegaskan bahwa pencopotan wakil presiden tidak bisa dilakukan sepihak.

“Presiden meminta masyarakat agar tidak larut dalam polemik yang hanya akan menimbulkan kegaduhan dan memecah persatuan,” ujar Wiranto.

Kabar yang menyebut Prabowo Subianto mencopot Gibran Rakabuming Raka dari posisi wapres dan menggantinya dengan Puan Maharani adalah hoaks. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Prabowo Subianto #puan maharani #Gibran Rakabuiming Raka