Jawa Pos Radar Lawu - Investasi Emas selalu menjadi pilihat favorit banyak orang, mulai dari ibu rumah tangga sampai investor muda.
Alasanya jelas, emas dianggap aman, stabil dan gampang dicairkaan. Tapi apakah emas selalu menguntungkan?
Sebelum kamu buru-buru beli logam mulia, yuk kenali dulu kelebihaan dan kekurangannya. Karena semua instrument investasi, termasuk emas, punya dua sisi.
Kelebihan Investasi Emas
Aman saat krisis
Di tengah kondisi ekonomi yang nggak menentu, emas justru sering naik daun. Saat saham turun atau nilai rupiah melemah, harga emas bisa stabil atau bahkan naik. Nggak heran kalau emas disebut “safe haven”.
Gampang dicairkan
Emas mudah dijual kapan saja—ke toko emas, pegadaian, atau platform digital. Cocok untuk dana darurat atau kebutuhan mendesak.
Modal Mulai Kecil
Lewat aplikasi digital atau tabungan emas, kamu bisa mulai investasi dengan nominal kecil, bahkan Rp10.000 pun bisa!
Nggak ribet diurus
Baca Juga: Indonesia dan Belanda Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi dan Riset Lewat Skema Pendanaan Bersama dan Kolaborasi Kampus Unggulan
Nggak seperti properti yang butuh biaya perawatan, emas cukup disimpan dengan aman. Simpel.
Kekurangan Investasi Emas
Nggak ada passive income
Berbeda dari saham yang bisa kasih dividen, emas nggak menghasilkan penghasilan rutin. Kamu cuma bisa untung dari kenaikan harga.
Butuh waktu untuk untung
Harga emas memang cenderung naik, tapi lambat. Jadi kalau kamu beli hari ini dan berharap untung besar bulan depan, siap-siap kecewa. Emas lebih cocok buat jangka panjang.
Risiko kehiangan (kalau disimpan fisik)
Kalau kamu simpan emas batangan di rumah, ada risiko hilang, rusak, atau dicuri. Jadi perlu tempat penyimpanan yang aman, atau alternatif digital.
Harga bisa naik turun
Baca Juga: Mengenal Perbedaan Gaya Belajar Sekolah vs Kuliah: Jangan Kaget di Semester Pertama!
Walaupun relatif stabil, emas tetap bisa turun dalam jangka pendek. Jadi, jangan panik kalau harganya sesekali anjlok.
Jadi Perlu Investasi Emas?
Kalau kamu cari investasi jangka panjang yang stabil dan minim risiko, emas adalah pilihan yang solid. Tapi pastikan kamu paham tujuannya bukan buat spekulasi cepat kaya, ya! (ones-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid