Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Indonesia dan Belanda Perkuat Sinergi Pendidikan Tinggi dan Riset Lewat Skema Pendanaan Bersama dan Kolaborasi Kampus Unggulan

Mizan Ahsani • Kamis, 31 Juli 2025 | 18:40 WIB
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperluas kerja sama strategis dengan Belanda di bidang pendidikan tinggi dan penelitian.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperluas kerja sama strategis dengan Belanda di bidang pendidikan tinggi dan penelitian.

 

Jawa Pos Radar Lawu – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperluas kerja sama strategis dengan Belanda di bidang pendidikan tinggi dan penelitian.

Dalam pertemuan kehormatan antara Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, disepakati penguatan program-program bersama yang mencakup pendidikan doktor, gelar ganda (joint degree), serta riset kolaboratif dengan pendanaan dua arah.

“Belanda adalah mitra pendidikan utama bagi Indonesia. Kami ingin mendorong lebih banyak program joint PhD, riset kolaboratif, dan skema pembiayaan bersama agar kualitas dan relevansi riset kita meningkat,” ujar Menteri Brian dalam pernyataan resmi, Selasa (29/7/2025).

Kerja sama ini juga akan memperkuat mobilitas akademik antara dua negara, seiring meningkatnya jumlah pelajar Indonesia yang menempuh studi di universitas-universitas unggulan Belanda seperti Wageningen University, Leiden University, dan TU Delft.

Dubes Marc Gerritsen menegaskan bahwa pendidikan dan penelitian merupakan pilar utama dalam hubungan bilateral RI-Belanda.

Ia menyebut, kerja sama yang telah terjalin antara institusi pendidikan tinggi dari kedua negara terus tumbuh dinamis.

“Hubungan Indonesia dan Belanda memiliki sejarah panjang, dan masa depan kita bergantung pada komitmen terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi,” ujar Gerritsen.

Salah satu forum penting yang memperkuat relasi pendidikan kedua negara adalah Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (WINNER) yang akan digelar di Indonesia tahun ini.

WINNER menjadi ruang bertemunya para peneliti, akademisi, dan pembuat kebijakan dari kedua belah pihak untuk memperluas jejaring dan inisiatif kerja sama. Beberapa universitas Belanda telah memulai kolaborasi spesifik.

Leiden University menggagas riset sejarah bersama Universitas Indonesia (UI), sementara TU Delft tengah menjajaki skema program doktor berbasis jalur (track-based approach) yang menyasar pengembangan dari tingkat sarjana hingga PhD.

Selain itu, Pemerintah Belanda melalui lembaga pendukung seperti Nuffic Southeast Asia juga aktif memfasilitasi internasionalisasi pendidikan tinggi di kawasan, termasuk memperluas kerja sama dengan kampus-kampus di Indonesia.

Dalam hal pendanaan riset, Dewan Riset Belanda (NWO) bersama pemerintah Indonesia juga menggulirkan skema pendanaan bersama.

Pendekatan ini diharapkan mendorong hasil riset yang lebih aplikatif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat kedua negara.

Kolaborasi antara Indonesia dan Belanda di bidang pendidikan tinggi dan sains ini dinilai sebagai langkah strategis menuju kemajuan bersama, baik dalam hal peningkatan kualitas SDM maupun pengembangan inovasi global yang berkelanjutan.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #Riset kolaboratif #program doktor #inovasi #pendidikan tinggi #belanda #dukungan internasional