Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Poltekkes Surakarta Tegaskan Peran Akupunktur Medik untuk Pemulihan Pasien Stroke

Mizan Ahsani • Sabtu, 26 Juli 2025 | 00:20 WIB

Iluustrasi  Akupunktur Medik
Iluustrasi Akupunktur Medik

Jawa Pos Radar Lawu - Poltekkes Kemenkes Surakarta terus menunjukkan kiprahnya sebagai pelopor pendidikan vokasi akupunktur di Indonesia.

Terbaru, institusi ini menggelar kuliah pakar bertema “Penatalaksanaan Akupunktur Medik pada Pasien Pasca-Stroke dengan Gangguan Bicara” seperti afasia, disartria, dan apraksia.

Acara tersebut dilaksanakan pada Kamis (24/7) dan diikuti lebih dari 300 mahasiswa dan alumni secara luring maupun daring.

Dalam kesempatan itu, dr. Purwita Andaryani dari RSD Wong Semarang menyampaikan bahwa akupunktur medik bukan sekadar terapi alternatif

Melainkan bisa menjadi terapi integratif yang efektif jika dikombinasikan dengan metode konvensional seperti terapi wicara.

“Akupunktur medik memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bila dikombinasikan dengan pendekatan rehabilitasi lainnya, hasilnya akan jauh lebih optimal,” jelas dokter Poppy, sapaan akrabnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya angka kejadian stroke di usia muda (18–44 tahun) akibat pola hidup tidak sehat, sehingga topik ini sangat relevan untuk dipahami oleh calon akupunkturis.

Pentingnya Kompetensi Klinis dalam Akupunktur untuk Stroke

Mahasiswa D3 Akupunktur Poltekkes Surakarta, Mulyo Supriyanto, menambahkan bahwa selain pemahaman teori, kemampuan teknis

Seperti penguasaan titik akupunktur, teknik tonifikasi dan sedasi, serta kerja sama interdisipliner menjadi kunci keberhasilan terapi.

“Seorang akupunkturis harus mampu bekerja sama dengan fisioterapis dan terapis okupasi agar proses pemulihan pasien stroke berjalan komprehensif,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa terapi akupunktur memerlukan konsistensi dan empati, termasuk edukasi keluarga dan dukungan psikologis sebagai bagian dari pemulihan jangka panjang.

Baca Juga: Dua Terobosan Prioritas Pendidikan Era Prabowo: Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Sistem Pembelajaran Nasional

Dukungan Visi Prodi dan Peluang Karier Akupunkturis
Menurut Heni Nur Kusumawati, S.KM., M.Kes., selaku Kaprodi D3 Akupunktur

Kuliah pakar ini merupakan bagian dari program rutin yang mendukung visi program studi, khususnya pada bidang neuromuskuler dan kardiovaskular.

“Setiap tahun kami menggelar enam kuliah pakar, empat di antaranya fokus pada bidang unggulan. Ini kesempatan emas untuk mahasiswa dan alumni memperbarui ilmu mereka,” ujarnya.

Dengan kebutuhan tenaga akupunktur yang diprediksi mencapai lebih dari 3.000 orang hingga 2030, peluang lulusan semakin terbuka lebar.

Terutama di sektor layanan home care, yang kini sangat dibutuhkan pasien stroke dengan mobilitas terbatas.

Melalui kurikulum aplikatif dan praktik langsung di layanan primer, Poltekkes Surakarta berharap lulusan akupunktur siap hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas permasalahan kesehatan nasional.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#Pasca Stroke #Poltekkes Surakarta #pakar #terapi #akupuntur #pemulihan #kuliah