Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dedi Mulyadi Copot Kepsek SMAN 6 Garut, Buntut Siswa Bunuh Diri Diduga Akibat Perundungan

Nur Wachid • Jumat, 18 Juli 2025 | 02:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pecat Kepsek SMAN 6 Garut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pecat Kepsek SMAN 6 Garut.

Jawa Pos Radar Lawu – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas menyikapi kasus meninggalnya Priya Nailuredha Thoriq (PN), siswa SMAN 6 Garut yang diduga bunuh diri akibat perundungan.

Kepala sekolah SMAN 6 Garut resmi dinonaktifkan sementara untuk memastikan proses investigasi berjalan objektif dan transparan.

Langkah ini diumumkan Dedi melalui akun Instagram pribadinya, Kamis, 17 Juli 2025, setelah sebelumnya ia menginisiasi pertemuan mediasi antara pihak sekolah dan keluarga korban.

“Karena dua-duanya merasa benar, kita mau langsung direkonsiliasikan. Maka kita menempuh jalur investigasi,” ujar Dedi.

BKD Jabar Turun Tangan Investigasi Internal

Gubernur Dedi menugaskan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat untuk mendalami kasus secara menyeluruh.

Tim investigasi akan menggali keterangan dari pihak sekolah, wali kelas, guru BK, hingga guru mata pelajaran.

“Saya sudah menugaskan kepala BKD Jabar untuk melakukan investigasi,” tegasnya.

Keputusan menonaktifkan kepala sekolah ini diambil sebagai bentuk netralitas agar proses investigasi tidak terpengaruh oleh jabatan struktural di sekolah.

“Untuk mewujudkan seluruh rangkaian ini secara transparan, maka kepala sekolah dinonaktifkan sementara sampai pemeriksaan selesai,” tambah Dedi.

Baca Juga: Siswa SMAN 6 Garut Bunuh Diri Diduga Akibat Perundungan, Dedi Mulyadi Ambil Langkah Ini!

Kasus Perundungan Siswa SMAN 6 Garut Jadi Sorotan Nasional

Kematian PN, siswa kelas 10, terjadi pada 14 Juli 2025. Ia ditemukan meninggal dunia di rumahnya, diduga kuat akibat tekanan psikis dan perundungan yang dialaminya di sekolah.

Kabar ini memicu gelombang reaksi dari masyarakat dan media sosial yang mendesak pemerintah bertindak tegas.

Dedi menyampaikan bahwa mediasi antara pihak sekolah dan keluarga belum menemukan titik temu. Karena itu, langkah investigasi dinilai paling adil dan transparan.

Kasus ini menjadi cerminan serius bahwa dunia pendidikan tidak boleh abai terhadap kesehatan mental dan keamanan psikologis peserta didik, terutama dari ancaman bullying di lingkungan sekolah. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#sman 6 garut #bunuh diri #update #Priya Nailuredha Thoriq #perundungan #gubernur jawa barat #fakta #dedi mulyadi