Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Apa Itu Program Sekolah Rakyat? Program Pendidikan Gratis Berbasis Asrama yang Mulai Berjalan Hari Ini

Mizan Ahsani • Senin, 14 Juli 2025 | 22:05 WIB

 

 

Ilustrasi Sekolah Rakyat
Ilustrasi Sekolah Rakyat

Jawa Pos Radar Lawu – Pemerintah mulai mengoperasikan Program Sekolah Rakyat (SR) mulai hari ini, Senin, 14 Juli 2025. Pelaksanaan hari ini masih dalam tahap uji coba dan orientasi awal, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026.

Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari prioritas nasional yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan pengasuhan menyeluruh bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dan miskin ekstrem di Indonesia, berdasarkan data Desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sekolah Rakyat dirancang sebagai program pendidikan berbasis asrama (boarding school), mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, yang menyediakan fasilitas tempat tinggal, makan harian, seragam sekolah, serta pembinaan karakter secara gratis.

Baca Juga: Cegah Perundungan Saat MPLS, Sekolah Wajib Ciptakan Lingkungan Ramah dan Aman

Hari ini, pemerintah mulai melaksanakan simulasi pembelajaran dan pengenalan lingkungan asrama di sejumlah lokasi rintisan, yang akan berlanjut hingga akhir Juli. Sementara itu, peresmian resmi Program Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung awal Agustus 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berbeda dari sekolah reguler di bawah Kementerian Pendidikan, program ini berada dalam naungan Kementerian Sosial (Kemensos) dan dilaksanakan melalui kerja sama lintas kementerian, seperti Kementerian Pendidikan, Kementerian Ketenagakerjaan, BKN, dan Kementerian Agama, khususnya dalam penyusunan kurikulum dan rekrutmen tenaga pendidik.

Salah satu keunggulan utama Sekolah Rakyat adalah sistem asrama penuh, yang tak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pengasuhan sosial dan pembinaan kedisiplinan. Hal ini dirancang khusus bagi anak-anak dari lingkungan yang rentan secara sosial dan ekonomi.

Baca Juga: Prabowo Buka Akses Mudah ke 29 Negara Eropa, WNI Mudah Dapat Visa Schengen Multi-Entry, Ini Daftar Lengkap Negaranya!

Pada tahap awal, pemerintah menargetkan 9.755 siswa tersebar di 100 titik rintisan di berbagai provinsi, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Papua. Hari ini, sekitar 63 lokasi sudah mulai melakukan uji coba operasional, sementara sisanya menyusul akhir Juli.

Lokasi awal menggunakan gedung milik pemerintah yang telah disesuaikan sebagai fasilitas sementara, sebelum pembangunan fasilitas permanen dimulai secara bertahap pada akhir 2025.

Rekrutmen tenaga pendidik dilakukan melalui seleksi dari guru berstatus PNS maupun PPPK, dengan penekanan pada kompetensi mengajar serta kemampuan membina karakter siswa asrama.

Baca Juga: Tes Kemampuan Akademik Diatur dalam Permendikdasmen 9/2025, Gantikan Ujian Nasional dan Uji Kesetaraan

Program Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam pemerataan pendidikan dan menjadi strategi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan dan pengasuhan sosial.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#pendidikan gratis #kemensos #program sekolah rakyat #Sekolah Rakyat 2025