Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hati-Hati Jemaah Haji! Cuaca Ekstrem di Tanah Suci Bisa Rusak Kulit, Ini Tips Jitu dari Dokter Spesialis

AA Arsyadani • Sabtu, 24 Mei 2025 | 18:22 WIB
Simak tips dokter agar kulit tetap sehat dan terlindungi dari cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.
Simak tips dokter agar kulit tetap sehat dan terlindungi dari cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.

Jawa Pos Radar Lawu - Dokter spesialis dermatologi venereologi estetika, dr. Fitria Amalia Umar, memberikan tips penting untuk para calon haji dalam menjaga kesehatan kulit saat menghadapi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.

Ia menekankan pentingnya perlindungan kulit agar tetap sehat dan terhindar dari risiko kerusakan akibat paparan sinar matahari langsung.

“Para calon haji sebaiknya membawa produk fotoproteksi seperti topi lebar, kacamata hitam, serta sunscreen dan moisturizer yang direkomendasikan untuk kulit sensitif dan bebas parfum,” ujar dr. Fitria dikutip dari Antara.

Dokter lulusan Universitas Indonesia (UI) ini menjelaskan bahwa penggunaan moisturizer harus rutin dilakukan.

Terutama setelah mandi dan aktivitas luar ruangan, bahkan bisa diaplikasikan sesering mungkin sesuai kebutuhan kulit.

Sementara sunscreen perlu dipakai setiap 2-3 jam atau sebelum terpapar sinar matahari langsung.

Selain itu, dr. Fitria menyarankan calon haji untuk menjaga hidrasi kulit dengan menghindari paparan sinar matahari tanpa perlindungan dan menggunakan face mist secara berkala.

“Jaga hidrasi tubuh dengan minum air putih sekitar delapan gelas sehari, konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, dan suplemen antioksidan juga sangat dianjurkan,” tambahnya.

Jika kulit mengalami iritasi akibat terbakar matahari (sunburn) atau terasa kering dan pecah-pecah karena udara panas, dr. Fitria menyarankan untuk terus menggunakan moisturizer sesering mungkin.

Jika perlu, dapat diberikan obat anti-iritasi untuk meredakan keluhan tersebut.

Mengantisipasi cuaca panas ekstrem ini, Kementerian Agama juga mengimbau jamaah calon haji Indonesia agar waspada dan menjaga kesehatan selama rangkaian ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Akhmad Fauzin, menyatakan bahwa suhu di Madinah bisa mencapai 35 derajat Celcius dengan kelembapan rendah sekitar 14 persen.

“Bagi jamaah haji yang sudah tiba di Madinah, kami imbau untuk terus menjaga kesehatan mengingat cuaca yang sangat panas ini,” ujarnya.

Dengan perlindungan dan perawatan kulit yang tepat serta menjaga hidrasi tubuh, calon haji dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan optimal di tengah cuaca panas Arab Saudi. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#tips kesehatan #fotoproteksi #jemaah haji indonesia #kesehatan jemaah haji #info haji 2025 #perawatan kulit #moisturizer